alexametrics

Dukung Privasi Meghan Markle, Warga Kanada Tolak Fasilitasi Paparazzi

8 Februari 2020, 21:56:46 WIB

JawaPos.com – Keputusan Meghan Markle untuk pindah ke Kanada bersama Pangeran Harry dan buah hatinya, Archie, adalah untuk hidup tenteram. Mereka ingin hidup damai dan mandiri secara finansial tanpa harus dibuntuti media atau paparazzi setiap hari.

Baru-baru ini, Meghan Markle merasa terusik dengan kehadiran paparazzi saat dia berjalan-jalan dengan Archie dan kedua anjingnya. Meghan Markle juga pernah berkonflik dengan salah satu media di Inggris karena mengambil foto-fotonya di jalanan.

Keinginan Meghan dan Harry untuk hidup tenang ternyata didukung oleh warga dan lingkungan di sekitar mereka. Buktinya, para tetangga serta pemilik kapal yang bertugas mengangkut penumpang dari pusat kota Kanada ke pulau Vancouver tak mau mengangkut paparazzi demi privasi keluarga Meghan Markle.

Salah satu pemilik taksi air Reg Kirkham mengatakan dia menolak beberapa permintaan dari sejumlah media dalam beberapa minggu terakhir yang ingin melakukan tur di daerah itu untuk melihat kehidupan Meghan dan Harry. “Kami bukan orang yang suka mengganggu privasi orang, terutama Harry dan Meghan. Mereka tak perlu diganggu,” katanya kepada CTV News Channel.

Kirkham, yang mengoperasikan kapal pribadinya di Kepulauan Gulf, yang terletak di antara Pulau Vancouver mengatakan bahwa dia bukan satu-satunya yang menolak paparazzi dan media yang ingin menguntit Meghan dan Harry. “Yang lain juga tidak mau. Kami tidak suka orang asing bersembunyi di semak-semak dengan kamera,” tukasnya.

Hal senada juga disampaikan penduduk dan tetangga Meghan Markle di Pulau Vancouver. “Kami tidak menyukai gangguan media. Biarkan mereka (Meghan dan Harry, Red) damai,” katanya kepada AFP.

Penduduk lain, Sue Starkey, mengatakan bahwa dia dan lingkungannya menghormati privasi para bangsawan. “Saya sangat senang mereka ada di sini dan saya berharap mereka dapat menemukan kedamaian,” katanya.

Sementara itu, Profesor Hukum Media, Etika jurnalisme, dan Penulisan Fitur di Universitas King’s College di Halifax, Dean Jobb mengatakan kepada Insider bahwa  keagresifan paparazzi adalah hal yang tidak biasa bagi kebanyakan orang Kanada.

“Tak biasa terjadi di Kanada. Ada pemandangan yang berbeda di sini daripada di Inggris,” katanya seperti dilansir dari Insider, Sabtu (8/2).

 

Editor : Banu Adikara

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads