alexametrics

Minta Warkopi Bubar, Lembaga Warkop Tutup Pembicaraan Soal Perizinan

6 Oktober 2021, 16:10:17 WIB

JawaPos.com — Grup lawak tiruan Warkop DKI, Warkopi dan manajemen yang manaunginya sempat diberikan kesempatan oleh Indro Warkop dan Lembaga Warkop DKI untuk membicarakan masalah perizinan dan tidak melakukan aktivitas apapun sebelum adanya izin. Namun, berhubung kesempatan yang diberikan tidak digunakan dengan baik, Lembaga Warkop DKI pun akhirnya mengambil langkah tegas.

Lembaga Warkop DKI memutuskan untuk menutup pembicaraan mengenai masalah perizinan Warkopi.

“Kami menutup pembicaraan mengenai masalah perizinan,” ujar Indro dalam jumpa pers virtual Rabu (6/10).

Indro dan Lembaga Warkop DKI mengultimatum Warkopi dan manajemen untuk tidak lagi menggunakan nama Dono, Kasino dan Indro. Mereka juga meminta Warkopi tidak lagi menggunakan nama Warkopi karena dianggap memiliki kesamaan dengan nama Warkop DKI.

Mereka diberikan waktu untuk menghapus semua atribut dan brand yang sempat digunakan sampai 7 hari kalender terhitung sejak hari ini.

“Menurut Lembaga Warkop DKI, penggunaan nama Warkopi bukan tanpa tujuan, di mana nama tersebut dibuat mirip dengan nama Warkop DKI,” kata Satrio, anak mendiang Dono Warkop.

Karenanya, Lembaga Warkop DKI berharap Warkopi dan manajemen yang menaungi dapat memahami sekaligus menghormati ketegasan sikap ini. Karena jika tidak, bukan tidak mungkin Lembaga Warkop DKI akan menempuh upaya hukum baik pidana ataupun perdata.

Selain itu, lanjut Satrio, Lembaga Warkop DKI juga mengapresiasi permintaan maaf yang telah diajukan oleh Warkopi dan manajemen dalam jumpa pers beberapa waktu lalu. Kendati demikian, mereka menyayangkan permintaan maaf tersebut tidak pernah diajukan melalui surat resmi oleh Warkopi kepada Lembaga Warkop DKI.

“Kami juga ingin meluruskan bahwa pihak manajemen Warkopi atau pihak Patria TV belum pernah meminta izin sama sekali kepada Lembaga Warkop DKI, baik sebelum atau pada saat email yang kami terima tanggal 10 September 2021 maupun email balasan selanjutnya dari pihak manajemen Warkopi atau Patria TV pada tanggal 17 September 2021,” jelas Satrio.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Abdul Rahman

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads