alexametrics

Zee Zee Shahab dan Suami Menyayangkan Izin Dangdutan di Wisma Atlet

1 Juli 2020, 08:00:58 WIB

JawaPos.com- Belum lama ini viral video yang memperlihatkan acara dangdutan digelar di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Dalam video terlihat sejumlah tenaga kesehatan dan petugas tampak asyik berjoget dengan diiringi lagu dangdut, tanpa memperhatikan physical distancing.

Video itu dengan cepat menyebar dan viral di media sosial. Hal itu kemudian menuai pro dan kontra di masyarakat. Mereka menganggap apa yang dilakukan ini tidak memberikan contoh yang baik, di tengah wabah virus korona atau Covid-19.

Pasangan suami istri Prabu Revolusi dan Zee Zee Shahab menyayangkan kejadian itu. Karena apa yang dilakukan tersebut bukan lah contoh yang baik bagi masyarakat. Mereka pun mempertanyakan kenapa izin penyelenggaraan acara bisa dikeluarkan.

“Kenapa diberikan izin ya kalau memang ada izinnya. Kita sebagai masyarakat biasa berharap petugas aparat dan juga pemerintah menjaga kami,” kata Prabu Revolusi saat ditemui di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (30/6).

Zee Zee Shahab mengatakan, yang patut disalahkan atas kejadian ini adalah panitia penyelenggara. “Yang harus bertanggung jawab ya penyelenggara acara,” ucapnya.

Apa yang terlihat dalam video dimana tenaga kesehatan dan sejumlah petugas berjoget ria diiringi lagu dangdut kurang tepat. Karena tindakan serupa juga dapat dicontoh oleh masyarakat.

“Tapi intinya masyarakat ingin banget aparat mengedukasi bagaimana caranya hidup di era new normal gitu. Kan masyarakat nyontoh juga sama petugas, sama aparat. Kalau petugas, aparat melanggar protokol kesehatan, mereka akan melakukan hal yang sama. Sesimpel itu logika berpikir mereka,” papar Prabu Revolusi.

Sementara itu, Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) Jaya Kolonel CKM Donny Guntur mengatakan, bahwa acara dangdutan di Wisma Atlet tidak berlangsung lama, karena dengan sigap dibubarkan.

“Memang sudah diatur untuk jaga jarak cuma akhirnya kita bubarkan. Pokoknya kalau nggak bisa jaga jarak kita sampaikan untuk segera bubar. Dan memang segera bubar ya. Itu cuma sebentar,” kata Donny.

Terkait aksi mereka yang tampak asik berjoget ria, dia memaklumi mengingat selama beberapa bulan belakangan mereka fokus pada penanganan virus korona. Sehingga mendengarkan musik sedikit saja mereka langsung keasyikan dan lepas kontrol.

Dalam kesempatan Zee Zee Shahab dan Prabu Revolusi juga berharap pemerintah dapat menggalakkan lagi sosialisasi aturan new normal, supaya menjadi pedoman dan diikuti oleh masyarakat. Karena berdasarkan pengamatan mereka, masyarakat belum terlalu memahami aturan yang berlaku di era new normal. Terbukti di acara CFD kemarin, masih banyak orang tua dan anak-anak.

“Padahal dalam aturannya kan anak-anak dan orang tua kan tidak boleh,” paparnya

Editor : Kuswandi

Reporter : Abdul Rahman



Close Ads