JawaPos Radar

Makin Banyak Opsi Membangun Kedekatan dengan Anak

16/04/2018, 19:56 WIB | Editor: Dhimas Ginanjar
Makin Banyak Opsi Membangun Kedekatan dengan Anak
Brand Manager Lotte Choco Pie Oci Maharani, aktris Carissa Puteri, dan Psikolog Anak Anna Surti Ariani. (Ratih Paramita/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.Com - Menjadi ibu rumah tangga atau pekerja memiliki tantangan tersendiri, apapun pilihannya. Saat ibu dan anak sibuk, terutama ketika anak masuk sekolah, terkadang pencapaian kecil sehari-hari anak jadi tidak diperhatikan. Kesibukan kerja orang tua pun bisa membuat waktu kebersamaan ibu dan anak menjadi momen langka.

Ahli Psikologi Anak Anna Surti Ariani mengatakan, ibu harus pandai dalam mengalokasikan waktu untuk anak di sela kesibukannya. “Lakukan interaksi yang berkualitas, efeknya untuk anak akan sangat luar biasa, dan bisa menumbuhkan karakter positif,” ujar Ann saat peluncuran kampanye Lotte Choco Pie #PremiumMomentsTogether di Gondangdia, Jakarta, Kamis (12/4).

Membangun kedekatan dengan anak juga bisa dilakukan dengan berbagai cara. Di era modernisasi, ibu sudah bisa terbantu dengan teknologi. Misalnya saja dengan memberikan pesan singkat, video call atau aplikasi lain. sediakan waktu dua jam sebelum waktu tidur anak untuk berdongeng, isi akhir pekan dengan masak bersama, dan jadi tempat curahan hati anak.

“Memupuk karakter dengan interaksi baik langsung atau tidak langsung, memeluk, cium, hingga melatih keberanian, kedisiplinan, bisa jadi cara jitu bangun kedekatan ibu ke anak,” ucapnya.

Aktris yang popular lewat film Ayat-Ayat Cinta Carissa Puteri juga menceritakan pengalamannya memanfaatkan waktu berama anaknya, Quenzino Acana Naif, 4,5s, yang sudah memasuki masa sekolah. Quenzino kini sudah jauh lebih dewasa, seperti bisa membereskan mainannya sendiri, membantu membawa belanjaan ibu atau menyapa orang lain tanpa takut dan malu. “Itu momentum yang tidak bisa terlewatkan,” papar Carissa.

Sepadat apapun rutinitas Carissa, ia selalu mencoba menemani anaknya untuk melakukan hal-hal kecil. Seperti menemani anak belajar, membaca buku, hingga bermain. “Kadang saya terkejut dan bersyukur dengan prestasinya dan menyadari betapa jauh dia telah tumbuh,” ujarnya.

(wir/tih/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up