← Beranda

Rizky Febian Ungkap Mamahnya Meninggal Karena Disantet

Dimas RyandiKamis, 27 April 2023 | 08.54 WIB
Rizky Febian bersama Teddy Pardiyana saat pemakaman Lina Jubaidah di kawasan Ujung Berung, Bandung, Jawa Barat. Bagus Ahmad Rizaldi/Antara

JawaPos.com - Penyanyi Rizky Febian mengungkapkan kisah sang ibu almarhum Lina Jubaedah yang meninggal dunia, diduga mengalami santet. Dimana, sebelumnya menjalin hubungan dengan pria lain, saat masih berstatus sebagai istri Sule.

Rizky Febian secara blak-blakan menceritakan ibunya mendadak meninggalkan sang ayah, Sule, dan anak-anaknya hanya untuk bersama pria lain, bernama Teddy.

Kisah ini disampaikannya di Podcast Denny Sumargo, Rabu (26/4). Selama obrolan ini, Rizky Febian menolak menyebut nama Teddy sekalipun. Dia hanya menyebutnya dengan ‘cowok/orang tersebut’.

“Pada dasarnya mama itu berhubungan dengan orang tersebut memang masih dalam keadaan status pernikahan, karena gua orang pertama kali melihat itu siapa. Dan gua yang pertama kali melihat gelagat sosok ibu jauh banget berubah drastis,” ujarnya.

“Secara logika aja, menikah 20 tahun tiba-tiba meninggalkan karena alasan enggak nyaman, kan enggak mungkin dan meninggalkan anak-anak,” sambungnya.

Dugaan Lina Jubaedah disantet atau diguna-guna tak pernah muncul di awal pemikiran Iky dan keluarga, hingga gelagat lainnya terlihat makin mencurigakan.

“Cuma secara mungkin awal-awal kita enggak mikir kesana (santeh), cuma dengan berjalannya waktu, gua pribadi yang pertama melihat perubahan nyokap seperti apa,” sebutnya.

Iky yang merayu ibunya, akhirnya mau bertemu di rumah sang ibu yang ditempati bersama Teddy.

“Ketika gua kesana, melihat gelagatnya sudah bukan seperti mamahnya yang ia kenal, raut wajahnya sudah bukan kayak mama,” lanjutnya.

Iky menyebutkan membuka cerita ini demi kebaikan. Aku omongin di sini juga demi kebaikan. 

"Jadi aku itu pernah mergoki ataupun melabrak di rumahnya, sampai akhirnya yang pertama kali Iky fokuskan yaitu menolong mamah,” jelasnya.

Dia mengatakan bukan tanpa alasan menduga adanya campur tangan ‘ilmu hitam’ yang dikenakan ke sang ibu.

“Gua bukan tiba-tiba nge-judge dia pakai black magic atau gimana. Tapi mungkin karena ikatan batin aku sama mama dekat sekali. Jadi aku selalu disampaikan lewat mimpi, apapun itu,” tukasnya.

Dari mimpi itu, Iky mendapatkan sang ibu memintaa tolong. 

“Mama minta tolong dan menjelaskan kalau mama a, b,c,d,e…lewat mimpi. Sampai akhirnya aku datangi aku labrak, sampai aku lihat mama datang dari pojok sambil merangkak. Terus dengan muka polos, sudah kosong saja, emosilah saat itu, aku cari cowoknya, ternyata ngumpet di belakang pintu, begitu ketendang kejedak dia ya ketahuan,” kenangnya.

Saat itu, Teddy ditarik dari balik pintu dan diajak ngobrol baik-baik mengapa membawa sang ibu yang masih berstatus istri orang.

“Akhirnya kita obrolin baik-baik, ternyata tidak koporatif,” timpalnya.

Ada momen lainnya, diungkapkan Iky, ada satu momen ketika dia bertemu ibunya lagi, dan kondisinya sudah berbeda.

“Mamah sudah berubah dratis jadi sedih, nangis marah. Tapi ada momen dia meluapkan ingin pulang, kangen ayah, kangen aku, kangen Putri. Jadi kita (mikirnya) ini kayak bentrok banget di dalamnya,” tambahnya.

Saat itu, Iky dan keluarga sempat ikhtiar sampai meminta bantun Ustad untuk mengembalikan kondisi ibundanya.

Ada momen lain disebutkan Iky ketika dirinya disuruh datang oleh mamanya. Tabiat yang tak biasa karena Lina biasanya tidak pernah memaksakan apapun ke anak-anaknya.

“Disuruh datang ke Garut, mamahnya pengen ngumpul tiba-tiba. Anehnya mama nyewa di tempat yang kosong sampai akhirnya kita ngobrol. Ada momen dimana mama tiba-tiba lepas hijab dan kondisi mama kondisi lepas hijab cantik sama seperti saat SMA, cantik bercahaya. Terus dia dekat sama aku sama Putri, saat itu mama pengen ngomong tapi kayak ketahan,” kenangnya.

“Pas aku ke sana, cowok itu ada di sana. Sampai akhirnya mama tiba ngomongin ayah, anak,” sebutnya.

Kemudian, lanjut Iky, yang masih diingat jelas adalah betapa dirinya mual ketika mau dan masuk rumah tersebut. Entah bagaimana, dia teringat seseorang teman indigo.

Si teman itupun mendadak telepon, karena merasa terkoneksi dengan pikiran Iky. Dia lalu meminta Iky meminum air sambil dibacakan sendiri oleh kekasih Mahalini itu dengan ayat suci sebelum diminum.

Iky juga diminta temannya itu jangan pulang lewat pukul 12. Dan, temannya itu menelepon lagi dan menyebutkan hal yang membuatnya kaget. 

“Si temen itu ngomong, Iky yang sabar aja nanti mama bakal enggak ada,” ujarnya.

Saat itu, Iky tak mempercayainya. Dia pulang ke rumah dan sempat cerita ke ayahnya Sule tentang ibunya. 

“Aku bilang 'Tenang yah masih ada peluang buat ayah’. Gua sebagai anak pertama gimana mengembalikan orang tua,” ungkapnya.

Dia sudah merancang nantinya di salah salah satu konsernya tanggal 25 Januari 2020 akan mengajak kedua orang tuanya ke atas panggung. Tapi Tuhan berkata lain, tanggal 4 Januari 2020, sang ibunda meninggal dunia.

“Dan habis ngobrol (dengan sang ayah Sule), Putri video call bilang mamah sudah enggak ada (meninggal),” pungkas Rizky Febian.

EDITOR: Dimas Ryandi