alexametrics

Penakluk 7 Puncak Tinggi Dunia Ajak Perempuan Indonesia Jadi yang Terbaik

21 April 2019, 11:43:45 WIB

JawaPos.com – Pada masanya, RA Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar disetarakan dengan pria. Kartini juga menularkan pemikiran bahwa perempuan layak memiliki mimpi seperti laki-laki. Semangat Kartini ini, membuat perempuan tanah air mulai melakoni berbagai kegiatan atau pekerjaan yang dulu disebut hanya bisa dilakukan oleh kaum adam.

Sebagai pendaki gunung perempuan tanah air, Mathilda Dwi Lestari mengaku beruntung terlahir jauh setelah Kartini. Sebab, sebagai perempuan, ia lebih bisa mengekspresikan diri dan menyalurkan hobi ekstremnya.

“Kalau itu memang passion kita (perempuan), jalani lah. Dengan cara, mau untuk belajar baik dari buku, pengalaman, dan sumber pengetahuan lainnya tentang kegiatan alam bebas,” kata Hilda pada JawaPos.com.

Namun, lanjut Hilda, perempuan juga wajib mendengarkan orang lain yang lebih berpengalaman. Apalagi, dalam menjalani hobi berkegiatan di alam bebas. Setelah itu, kumpulkan berbagai informasi dan terus berlatih.

“Kemudian, beranikan diri untuk pergi bertualang dan membuat sesuatu yang orang lain belum pernah lakukan sebelumnya. Karena orang-orang di bidang kegiatan alam bebas, mereka tidak pernah berhenti berlatih dan bermimpi melakukan hal-hal yang mungkin dibilang gila,” ujar Hilda.

Mahasiswi Unpar, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, yang berhasil menaklukan tujuh puncak dunia. (Istimewa)

Sayangnya, meski lahir di era milenial yang katanya penuh dengan kebebasan, Hilda terkadang masih merasakan dibatasi dalam berkegiatan hanya karena ia perempuan. Larangan itu malah tak jarang datang dari orang-orang terdekatnya.

“Menurut saya, orang-orang di sekitar juga harus mendukung. Jangan melarang kita (perempuan) untuk pergi bertualang dengan alasan terlalu berbahaya, nanti malah jadi keseringan pergi dan jauh dari rumah atau bukan tempatnya perempuan di bidang tersebut dan stereotipe lainnya yang berkaitan dengan perempuan,” ungkap Hilda.

Tak menyerah, buat Hilda, perempuan harus mewujudkan mimpinya dan menjadi yang terbaik. Terbukti, ia dan rekannya Fransiska Dimitri menjadi perempuan Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang berhasil menyelesaikan misi seven summits atau menaklukan 7 puncak tertinggi di dunia.

“Kenapa kita harus mematikan mimpi kita hanya karena dilarang? It just doesn’t sound fair saat dimana semua orang punya akses yang mudah untuk bisa mengembangkan diri secara maksimal. Jadi, kalau itu memang passion kita kejarlah dan jadilah yang terbaik,” tukas Hilda.

Editor : Novianti Setuningsih

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads