JawaPos Radar | Iklan Jitu

Sejumlah Kontroversi dari Ajang Miss Universe 2018

15 Desember 2018, 12:05:59 WIB
Sejumlah Kontroversi dari Ajang Miss Universe 2018
Miss Spanyol, Angela Ponce yang mendobrak tradisi penyelenggaraan Miss Universe. Sebab, dia adalah transgender. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Wakil Indonesia dalam ajang Miss Universe 2018, Sonia Fergina Citra tengah jadi sorotan di tanah air, karena tengah berjuang di ajang kecantikan tersebut yang berlangsung di Bangkok, Thailand.

Perempuan asal Bangka Belitung ini telah menjalani masa karantina dan siap menghadapi final yang dijadwalkan akan berlangsung pada 17 Desember mendatang.

Sebanyak 94 kontestan berkompetisi untuk merebut gelar sebagai Miss Universe 2018. Acara puncak sekaligus penobatan Miss Universe 2018 akan digelar pada 17 Desember di Bangkok, Thailand. Malam puncak belum digelar, tapi sejumlah kontroversi sudah terjadi dan mengundang perhatian banyak pihak.

Berikut beberapa kontroversi yang terjadi di sepanjang rangkaian acara Miss Universe 2018 dilansir dari berbagai sumber.

1.Kontroversi Miss Kolombia

Pada Oktober 2018, Miss Kolombia, Valeria Morales membuat kontroversi. Dilansir dari Sputniknews, saat diwawancarai sebuah stasiun televisi di negaranya, Morales mengatakan kalau yang mengikuti ajang Miss Universe adalah mereka yang lahir sebagai wanita.

Morales juga mengatakan dia menghormati Angela Ponce dengan pilihannya, tapi tidak setuju dengan kehadirannya di Miss Universe. Wawancara itu pun menuai kontroversi.

Banyak yang mendukung, tapi tak sedikit yang memprotes pendapat Miss Kolombia. Mungkin karena banyak mendapat protes, sehari setelah wawancara tersebut, Valeria meralat pernyataannya.

"Kalau Miss Universe menerima Angela, maka aku juga akan menerimanya dengan cinta dan rasa hormat," tukasnya pada sebuah media Kolombia.

Sejumlah Kontroversi dari Ajang Miss Universe 2018
Unggahan Miss Amerika, Sarah Rose Summers, meminta maaf atas perkataannya pada Miss Kamboja dan Vietnam. (Instagram/sarahrosesummers)

2. Komentar Miss AS

Peluang Miss Amerika Serikat (AS), Sarah Rose Summers untuk jadi pemenang Miss Universe 2018 dianggap sangat tipis. Hal itu disebabkan karena komentarnya dianggap mengejek finalis asal Vietnam dan Kamboja di sebuah siaran langsung Instagram miliknya pada 13 Desember 2018.

Sarah dinilai menghina keduanya karena tidak bisa berbahasa Inggris. Mendapat banyak kecaman dari warganet, Sarah Rose Summers langsung meminta maaf dan mengunggah fotonya sedang berpelukan dengan Miss Kamboja dan Miss Vietnam.

Namun, banyak yang meminta pihak penyelenggara Miss Universe 2018 untuk mendiskualifikasi Sarah Rose Summers dari ajang tersebut. Meski begitu, Miss AS tetap berkompetisi.

3. Peserta Transgender

Kehadiran Miss Spanyol, Angela Ponce, di ajang Miss Universe 2018 sedari awal menarik perhatian karena identitasnya yang seorang transgender. Pemilik nama asli Angela Ponce Camacho tersebut mencetak sejarah dengan berhasil keluar sebagai Miss Spanyol 2018 pada 29 Juni 2018 lalu.

Kemenangan ini membuat Angela sebagai transgender pertama yang berkompetisi di Miss Universe. Namun, perjuangan Angela tidak mudah. Sempat mengalami penolakan oleh pihak panitia Miss Universe yang sebelumnya tak pernah meloloskan peserta transgender.

Sejumlah Kontroversi dari Ajang Miss Universe 2018
Miss India, Nehal Chudasama alami malfungsi busana. Payudaranya sedikit terlihat saat mengenakan busana mini berkerah rendah. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

4. Gaun Miss India

Kejadian malfungsi busana (wardrobe malfunction) dialami Miss India, Nehal Chudasama. Saat memakai mini dress di salah satu sesi penjurian Miss Universe 2018, Nehal memperkenalkan dirinya sambil mengangkat kedua tangannya ke atas. Saat itu, gaun putih yang dikenakannya sedikit turun dan membuat area dadanya agak terlihat. Warganet pun ramai membahasnya.

5. Perbedaan Sistem Penilaian

Preliminary show tahun ini berbeda dari tahun lalu yang diadakan di Planet Hollywood Resort & Casino Mezzanine, Amerika Serikat. Panggung dan venue lebih besar. Tata visual juga lebih menarik.

Selain itu, penilaian dari swimsuit show yang berlangsung selama 2 jam itu akan menentukan top 20 di final show pada 17 Desember mendatang. Tak heran, 94 peserta tampil habis-habisan demi spot prestisius di ajang ratu sejagat tersebut.

Ditambah lagi tidak akan ada penilaian berdasarkan voting dari publik pada babak 12 besar.

Dalam video Instagram Live, Catriona Gray perwakilan dari Filipina, pada hari Selasa berbagi dengan hampir 700.000 pengikutnya juga menjelaskan bahwa dia dan rekan-rekannya baru-baru ini mendapat penjelasan singkat tentang perubahan dari iterasi sebelumnya dari kontes.

"Tidak ada pemungutan live voting tahun ini seperti tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya.

Padahal, sebelumnya, suara publik membantu menentukan salah satu kandidat yang akan masuk ke 12 besar.

Editor           : Novianti Setuningsih
Reporter      : (yln/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up