JawaPos Radar

Mengulik Rumah Sutradara Joko Anwar, Berkonsep Natural dan Industrial

12/05/2018, 08:10 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
Joko Anwar
Sutradara Joko Anwar saat ditemui di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan. (DERY RIDWANSAH/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Bagi seorang sinieas yang memiliki banyak ide out of the box, seperti Joko Anwar ternyata buah pemikirannya tak hanya dituangkan dalam setiap karya layar lebar yang dihasilkannya tetapi juga di rumahnya.

Sutradara yang mengawali kemunculannya dengan film Janji Joni (2005) ini menyulap rumahnya yang berlantai 2 dengan gaya yang disebutnya minimalis dan berkonsep industrial.

"Rumah konsepnya industrial. Ini lantai aja dibuat unfinished karena rumahku di Medan lantainya emang gini," ungkapnya saat Jawa Pos diperkenankan menyambangi rumahnya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Bawah tangga pun dimanfaatkan Joko dengan dibuat kamar mandi. Almari, kursi, dan meja pun akrab dengan konsep industrial berupa barang daur ulang dari kayu maupun besi.

Rumah Joko Anwar
Salah satu rak daur ulang yang dipakai sebagai tempat memajang koleksi kamera antik milik Joko Anwar. (DERY RIDWANSAH/JawaPos.com)

Rumah seluas 210 meter persegi miliknya itu pun didominasi dengan warna coklat kayu, hitam, dan putih. Kemudian, dihidupkan dengan sentuhan barang-barang antik dan daur ulang. Tak lupa Joko menaruh beberapa tanaman hijau dalam pot untuk membuat kesan segar.

"Aku suka warna hitam putih, warna-warna natural. Aku suka tanaman, tapi yang hijau, yang nggak berbunga. Aksesoris rumah juga aku sesimpel mungkin," paparnya sambil menunjuk meja dari tumpukan sisa kayu yang disusun, tempat sampah dari kaleng bekas, koper-koper tua, dan lemari kayu yang dibuat menyerupai barang-barang industri.

Rumah Joko Anwar
Toilet yang didominasi warna hitam pun tak lupa dipasangi layar LED. (DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM)

Di lantai dua rumahnya, terdapat dua kamar, satu kamar mandi, dan ruang menonton. Kemudian, terdapat dua ruang menonton besar lengkap dengan kaset-kaset film meski hampir di tiap ruang terdapat televisi. Bahkan, Joko menyediakan televisi di kamar mandi.

"Aku suka nonton film, jadi dimana-mana ada teve (televisi). Di kamar tidur, ruang tengah, ruang santai, kamar mandi, tapi paling sering nonton di black box cinema," katanya.

Rumah Joko Anwar
Ruang tempat Joko Anwar menghabiskan waktu untuk menonton, black box cinema. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Black box cinema, begitu dia menyebutnya. Sebuah ruangan di lantai dasar dengan ukuran minimalis berdinding hitam. Tak ada pintu, namun, terdapat layar proyektor berwarna hitam yang jika diturunkan layarnya akan membentuk kubus. Di sana, terdapat sofa yang juga hitam dan televisi led dan ribuan kaset di rak yang menggantung di sekeliling ruangan.

"Ruangan favoritku di sini, biasanya nyantai, nonton film, atau baca," lanjutnya.

Beberapa buku tentang film dan filsafat memang terlihat menumpuk di sana. Nampak pula beberapa buku dari penulis Indonesia yang karyanya telah diterjemahkan di berbagai bahasa, yaitu milik Eka Kurniawan.

Tetapi, yang tidak kalah penting, ternyata dia tak sendiri. Ada asisten pintar bernama Alexa yang mampu mengerjakan segalanya. Kehadiran Alexa, yang ternyata perangkat pintar amazon echo tersebut, sangat membantunya. Mulai dari memutar musik, menyalakan lampu, hingga tak jarang sutradara film Pengabdi Setan tersebut menanyakan lelucon.

"Di rumah, aku pakai 2 google home, 4 amazon echo, sama 1 apple home port, suka aja gitu keren," ujarnya menikmati teknologi masa kini.

(yln/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up