
Zozibini Tunzi saat disematkan mahkota Miss Universe 2019. (The South African)
JawaPos.com - Mahkota kontes kecantikan ratu sejagad atau yang dikenal dengan Miss Universe 2019 telah menemukan 'tuannya' dengan tepat. Terpilihnya Zozibini Tunzi dari Afrika Selatan sebagai Miss Universe 2019 kembali mempertegas makna cantik sebenarnya. Dalam arti, setiap perempuan bisa jadi cantik tanpa melihat warna kulit dan rambut.
Zozibini Tunzi dari Afrika Selatan dinobatkan sebagai Miss Universe pada hari Minggu (8/12) di Atlanta, Georgia. Zozibini keluar sebagai pemenang setelah mengalah kontestan lainnya yakni runner-up pertama Miss Puerto Rico, Madison Anderson, dan Miss Mexico, Sofia Argon, untuk runner-up kedua.
Kemenangan Zozibini menandai pertama kalinya dalam 8 tahun terakhir seorang perempuan berkulit hitam memenangkan gelar kecantikan tersebut. Terakhir, mahkota Miss Universe diberikan pada Leila Lopes of Angola dari Angola, yang juga berkulit hitam pada 2011.
Jika dilihat ke belakang, Miss Universe juga pernah dimenangi oleh perempuan berkulit hitam. Yakni Mpule Keneilwe Kwelagobe atau yang lebih dikenal dengan nama Mpule Kwelagobe dari Botswana. Dirinya terpilih menjadi Miss Universe pada 1999 di Trinidad dan Tobago.
Bahkan awal tahun ini, sejarah dibuat ketika mahkota Miss America, Miss USA, dan Miss Teen USA tahun ini semuanya perempuan kulit hitam. Sehingga jika masih ada yang beranggapan kontes kecantikan atau kata cantik hanya dimiliki perempuan berkulit putih berambut panjang, itu salah besar.
Miss Universe 2019 Zozibini Tunzi dengan mahkotanya. (India Today)
Miss Universe 2019 Zozibini Tunzi dengan mahkotanya. (India Today)
Namun, kemenangan Zozibini di panggung Miss Universe memang seperti 'Gong Besar'. Kata-katanya memberi semangat dan dorongan bagi para perempuan di luar sana, kalau makna cantik itu sangat luas. Ia menggerakkan para perempuan yang merasa 'kecil' dan didiskriminasi akan warna kulit serta rambutnya untuk bergerak maju tanpa takut.
Bahkan sesaat setelah Zozibini mengenakan mahkota Miss Universe, tagar #ZozibiniTunzi pun bergema di jagat maya. Kalimat dukungan pun dilontarkan netizen.
"Kata-kata #ZozibiniTunzi tidak dapat menggambarkan perasaanku saat ini, kamu memberi setiap gadis berkulit coklat dengan rambut pendek alasan untuk lebih mencintai diri mereka sendiri. Anda benar-benar cerminan Ratu," tweet satu orang.
"Seorang wanita berkulit hitam gelap dengan rambut alami pendek adalah Miss Universe. Waktu yang tepat untuk hidup. Nenek moyang kita bersukacita. Kami datang dari jauh orang kulit hitam. #ZozibiniTunzi," tulis yang lain.
Yup, perempuan berusia 26 tahun ini merupakan orang Afrika Selatan ketiga yang dinobatkan sebagai Miss Universe. Namun hanya ia yang memiliki kulit hitam dari ketiganya.
Dalam unggahan terbarunya di akun Instagram resminya, Zozibini mengungkapkan kalau ia sangat bersyukur. Baginya pintu telah terbuka untuk dirinya dan siapapun yang percaya.
"Semoga setiap gadis kecil yang menyaksikan momen ini selamanya percaya pada kekuatan mimpinya dan semoga mereka melihat wajah mereka terpantul di wajahku. Aku dengan bangga menyebutkan namaku Zozibini Tunzi, Miss Universe 2019!" tulis Zozibini.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
