JawaPos Radar

Gairahkan Persaingan antar Member Lewat JKT48 Academy

09/04/2018, 12:45 WIB | Editor: Dhimas Ginanjar
melody, jkt48, jkt48 baru, GM jkt48, jkt48 hari ini, kabar terbaru jkt48, reboost JKT48,
Melody Nurramdhani Laksani saat menjelaskan konsep akademi JKT48 di Teater JKT48, Minggu (8/4). (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)
Share this image

JawaPos.com – Grup idola JKT48 ingin kembali ke masa kejayaan saat mereka baru muncul di Indonesia hingga 2014. Memasuki tahun ke-7, JKT48 melakukan perubahan besar melalui konsep Reboost. Bagi para member, saat ini JKT48 sudah ‘bubar’ dan harus memulai semuanya dari awal.

 

Salah satu fokus adalah menggairahkan lagi persaingan antar member JKT48 yang saat ini berjumlah 70 member (termasuk 14 generasi ke-6). Itulah kenapa, JKT48 ‘menyederhanakan’ lagi konsep tim yang saat ini yakni Tim J, Tim KIII, dan Tim T. Lantas, ada JKT48 Academy untuk menggembleng lagi member yang dirasa kurang performanya.

 

Lantaran masyarakat pahamnya JKT48 berisikan 48 member, maka tiga tim dibuat merefleksikan anggapan itu. Setiap tim segera dirombak dengan menjadikan masing-masing tim hanya berisikan 16 member. ’’Selama ini orang tahunya JKT48 ada 48 member,’’ ujarnya.

 

Itu berarti, akan ada perubahaan di Tim KIII yang dipimpin Viviyona Apriyani. Sebab, saat ini dihuni 20 member. Kelebihan 4 member. Sedangkan di Tim T yang dipimpin Ayana Shahab, justru kurang 1 member karena hanya ada 15 gadis. Untuk Tim J yang dipimpin Sisil, pas dengan 16 member.

melody, jkt48, jkt48 baru, GM jkt48, jkt48 hari ini, kabar terbaru jkt48, reboost JKT48,
Kepala Sekolah Akademi JKT48 Devi Kinal Putri (kiri) dan GM JKT48 Melody Nurramdhani Laksani, Minggu (8/4) (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)

Lantas, kapan perombakan Tim itu dilakukan? kepada JawaPos.com, Melody menyebut tidak lama lagi. Perombakan itu juga untuk menjawab teka-teki bagaimana dengan status Ayana Shahab. Seperti diketahui, Ayana saat ini double team di Tim KIII dan Tim T. ’’Akan dilakukan setelah lebaran,’’ terangnya.

 

Pada 15 April ini, Akademi JKT48 sudah berjalan dengan Devi Kinal Putri (Tim J) sebagai kepala sekolahnya. Di akademi itu, akan dibagi dua kelas yakni A dan B. Khusus untuk siswi akademi JKT48 kelas B tidak akan perform karena tugasnya lebih pada belajar.

 

Sedangkan siswi akademi JKT48 kelas A, sudah dipastikan saat ini dihuni oleh lima anggota trainee. Di kelas A, bisa perform karena diproyeksikan menjadi pengganti 48 member yang tersebar di tiga tim. Menariknya, member bisa turun menjadi siswi akademi tiap tiga atau empat bulan sekali saat handshake event.

 

Key performance indicator (KPI) yang harus dicapai oleh setiap member ada beberapa. Salah satunya, performa. Fans memiliki peran untuk melihat siapa member yang masih layak berada di tim atau turun menjadi siswi akademi JKT48. Caranya, lewat voting. Namun, bagaimana caranya, apakah perlu membeli kertas suara belum diketahui. Yang jelas, melalui cara itu, berarti tidak perlu lagi menunggu ada member yang melanggar nilai-nilai JKT48 untuk turun dari tim.

 

’’Evaluasi performa, kedisiplinan, sampai pencapaian. Tapi, ada beberapa hal lain yang tidak bisa dishare ke publik,’’ terang Melody pada JawaPos.com. Terkait apakah mungkin, siswi akademi JKT48 kelas A turun ke B, Melody belum bisa menjelaskan dengan rinci. Alasannya, masih ada beberapa hal yang perlu didiskusikan lebih dalam.

melody, jkt48, jkt48 baru, GM jkt48, jkt48 hari ini, kabar terbaru jkt48, reboost JKT48,
GM JKT48 Melody Nurramdhani Laksani (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)

Namun, untuk rentang waktu berada di masing-masing kelas sebenarnya sudah bisa dilihat gambarannya. Misalnya untuk yang berada di kelas A, memiliki kesempatan untuk naik ke Tim J, Tim KIII, atau Tim T tiap tiga hingga empat bulan sekali. Bergantung pada kapan handshake event digelar.

 

Sedangkan generasi enam yang saat ini menghuni kelas B, juga diberikan jangka waktu. Setidaknya, butuh sampai satu tahun untuk membuktikan diri. Apakah bisa naik kelas lebih cepat, atau justru masih berkutat di kelas B jika dinilai belum layak.

 

Lebih lanjut Melody menjelaskan, konsep baru itu sebenarnya tidak hanya untuk penggemar JKT48. Dia yakin Reboost juga berdampak untuk masyarakat umum yang belum menjadi penggemar. ’’Seiring berjalannya waktu, JOT yakin bahwa masyarakat nonfans akan menyadari wajah JKT48 yang baru dengan sendirinya,’’ tutup Melody.

Berita menarik lainnya terkait reboost JKT48:

- Format Baru, Melody 'Bubarkan' JKT48 Versi Lama

- Burung Phoenix Jadi Simbol Reboost untuk Kebangkitan JKT48

(dim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up