
Pasangan Dhini Aminarti dan Dimas Seto didapuk sebagai pemain film Mengejar Restu. (Istimewa)
JawaPos.com–Film Mengejar Restu siap mewarnai industri perfilman Tanah Air. Jajaran pemain telah memulai proses syuting film garapan sutradara Dizzi Redi itu sejak Selasa (1/10). Dhini Aminarti dan Dimas Seto turut didapuk sebagai pemain film tersebut.
Dhini mengungkapkan keseruan syuting bareng suami tercinta. Sebab, di proyek ini dirinya harus mengemban tiga tanggung jawab sekaligus.
”Biasanya syuting sendiri, tapi di sini ngurusin plus-plus. Karena aku merangkap syuting, kerja, plus ngurus suami. Jadi, mudah-mudahan pahala juga berlipat-lipat,” ucap Dhini di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Sementara Dimas, mengaku kikuk jika beradu akting dengan istri. Sebab, mereka harus menjelma menjadi orang lain selama berada di depan kamera.
”Kami main bukan sebagai Dimas dan Dhini, jadi kagok ya selalu. Dan karakternya ini kan belum tentu related dengan kehidupan kita,” jelas Dimas.
Mengejar Restu merupakan debut film panjang Redi selama berkarir di industri hiburan Tanah Air. ”Ini merupakan feature film pertama gue. Ini film tentang cinta yang luas. Bisa ke pasangan, keluarga, dan orang tua,” beber Redi.
Film tersebut juga dibintangi sederet aktor dan aktris ternama seperti Citra Kirana, Rezky Aditya, Arie Untung, dan Fenita Arie. Redi menceritakan, tidak butuh waktu lama menemukan aktor untuk memerankan tokoh-tokoh dalam filmnya. Yang sulit adalah menyatukan jadwal mereka.
”Casting pemain nggak lama, yang lama ini lock jadwal mereka untuk bantuin gue berkarya di film ini. Ada beberapa nama yang gue ajukan dan full support dari para produser,” tutur Redi.
Film Mengejar Restu mengangkat tema tentang harapan, persahabatan, dan pencarian takdir yang penuh makna. Berawal dari Fais yang teringat tentang Ahmad, seorang anak berusia 11 tahun, yang mengunjungi Pesantren Tahfidz Al Qur’an Al-Mubarak bersama kakek dan neneknya.
Kunjungan itu meninggalkan kesan mendalam bagi Fais, putra pemilik pesantren, yang teringat akan wasiat ayahnya untuk melanjutkan perjuangan pesantren. Executive Produser Novandrian berharap film bergenre drama keluarga ini bisa memberikan kehangatan ke penonton.
”Kami peduli tentang perkembangan industri film, film sebagai media yang ditonton banyak orang harus juga selain menghibur tapi juga memberikan pelajaran-pelajaran tentang hidup yang positif bagi penonton,” harap Novandrian.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
