JawaPos Radar | Iklan Jitu

Indonesia Butuh Pemimpin yang Bisa Bangun Pertamina

14 Februari 2019, 18:46:05 WIB
Indonesia Butuh Pemimpin yang Bisa Bangun Pertamina
Ilustrasi (Dok. JawaPos.Com)
Share this

JawaPos.com - Ekonom senior Faisal Basri mengatakan, Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa membangun PT Pertamina (Persero) menjadi lebih baik. Hal itu nantinya bisa diketahui masyarakat saat debat kedua pilpres 2019.

Dia menjelaskan, saat ini Pertamina tidak hanya fokus dalam melaksanakan tugasnya baik di hulu maupun hilir. Namun, juga harus fokus mengurusi kebijakan-kebijakan pemerintah.

Hal ini kemudian menjadi sorotan lantaran perusahaan plat merah tersebut menjadi kesulitan dalam membangun integrasi dengan industri.

"Pertamina enggak bisa (integrasi dengan industri) karena dananya dipakai buat subsidi, BBM satu harga.  Jadi wajib ada visi industri dari Pertamina. Kalau lanjut begini ngapain pilih Jokowi. Kalau Prabowo enggak punya visi ngapain dipilih‎," ujarnya dalam diskusi di Jakarta, Kamis (14/2).

‎Menurut dia, saat ini sebenarnya Indonesia punya potensi untuk mengintegrasi kilang minyak dengan industri. Sayangnya, pemerintah tidak memanfaatkan potensi itu. 

Faisal mencontohkan, Kilang Tuban milik Pertamina yang seharusnya bisa diintegrasi dengan industri petrokimia di wilayah tersebut. Namun, Pertamina tidak memanfaatkan keadaan itu untuk mengolah minyaknya untuk menjadi Nafta sebagai bahan baku industri Petrokimia. 

"Kalau kita punya minyak dibawa ke kilang menghasilkan bbm, dikirim. Antara petrokimia dan kilang harus terintegrasi.  Tidak terintegrasi total. Ini bakal memberi keluasaan kepada rente," ungkapnya. 

Oleh karena itu, dia berharap ada presiden yang bisa memaksmialkan potensi alam di dalam negeri secara optimal.

"Enggak boleh begini dalam bernegara. Sumber Daya Alam diperlakukan sebagai komoditi. Harusnya dijadikan ujung tombak pembangunan nasional menggerakan seluruh sektor ekonomi," pungkas dia. 

Editor           : Teguh Jiwa Brata
Reporter      : Hana Adi

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up