Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Desember 2023 | 17.25 WIB

Temuan Cadangan Migas Bisa Dongkrak Daya Saing

JAUH DARI PERMUKIMAN: Suasana Sumut East Akasia Cinta (EAC)-001 di Kabupaten Indramayu. - Image

JAUH DARI PERMUKIMAN: Suasana Sumut East Akasia Cinta (EAC)-001 di Kabupaten Indramayu.

JawaPos.com - Industri minyak dan gas (migas) nasional juga membukukan catatan positif menjelang tutup tahun 2023. Dua kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) berhasil menemukan cadangan migas dengan potensi besar.

Terbaru, Mubadala Energy, perusahaan asal Uni Emirat Arab (UEA), mengumumkan penemuan besar cadangan gas bumi di South Andaman lebih dari 6 TCF (trillion feet cubic).

Temuan gas jumbo itu berasal dari sumur eksplorasi Layaran-1 South Andaman. Lokasi tersebut sekitar 100 kilometer lepas pantai Sumatera bagian utara. Blok South Andaman merupakan blok migas yang dilelang pada 2018 dan baru diteken kontrak pengelolaannya pada Februari 2019 dengan menggunakan sistem fiskal gross split.

Sebelumnya, ENI, perusahaan migas asal Italia, juga menyatakan adanya penemuan cadangan gas dari sumur eksplorasi Geng North-1 di Blok North Ganal sebesar 5 TCF. Kandungan kondensatnya diperkirakan mencapai 400 Mbbls. Blok migas itu berlokasi sekitar 85 kilometer dari lepas pantai Kalimantan Timur.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto menyatakan, penemuan besar di South Andaman dan Geng North-1 menjadi kado yang indah menjelang tutup tahun 2023. ’’Industri hulu migas akan mencatatkan sejarah baru, pertama kalinya Indonesia mendapatkan dua kali penemuan besar dunia (giant discovery) dalam tahun yang sama di 2023”, ujar Dwi.

Penemuan gas dengan potensi besar yang terjadi secara beruntun di tahun ini diharapkan meningkatkan daya saing industri hulu migas Indonesia. Selain itu, mendorong peningkatan investasi hulu migas di masa mendatang.

"Kami optimistis, perusahaan migas global, International Oil Company (IOC), akan kembali menempatkan Indonesia sebagai portofolio investasinya. Giant discovery secara beruntun mudah-mudahan menjadi game changer industri hulu migas nasional,” lanjut Dwi.

Sementara itu, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Rosa Permata Sari menyambut baik keberhasilan sektor hulu migas dalam menemukan cadangan gas dengan potensi besar.

"Temuan besar cadangan gas tersebut juga akan berdampak positif terhadap sektor hilir migas yang telah terbukti memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” beber Rosa.

Lebih jauh Rosa mengatakan, PGN sebagai pemilik jaringan dan infrastruktur gas bumi terbesar di Indonesia siap berkolaborasi dengan para pelaku usaha hulu migas untuk menyalurkan gas bumi ke berbagai wilayah di Indonesia.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, PGN terus memperluas portofolio di sektor gas bumi dengan lebih aktif masuk ke bisnis LNG. Salah satu strategi yang dilakukan perseroan adalah merevitalisasi kilang LNG Arun di Kota Lhokseumawe menjadi LNG Receiving and Hub Terminal berkelas dunia.

Menurut Rosa, penemuan besar sumber gas di Blok South Andaman akan menambah potensi pasokan gas bagi hilirisasi gas bumi di kawasan Sumatera dan sekitarnya. Dengan jumlah populasi yang terus meningkat dan industrialisasi yang terus berjalan di kawasan itu, ketersediaan pasokan gas bumi yang didukung dengan infrastruktur gas matang dari PGN akan memberikan nilai tambah yang besar bagi perekonomian. (agf/c6/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore