alexametrics

Maju Bersama Tekan Backlog, 400 Ribu Rumah Terbangun Hingga Mei 2019

29 Mei 2019, 09:35:42 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) optimitis target Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi sebanyak 1,25 juta unit pada 2019 dapat tercapai. Dari total target tersebut, 70 persen merupakan rumah MBR dan 30 persen rumah non MBR.

“Capaian Program Satu Juta Rumah hingga 27 Mei 2019 sudah mencapai 400.500 unit. Masih sesuai dengan target sehingga kami optimistis bisa tercapai,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Senin (27/5).

Program pembangunan Sejuta Rumah yang dicanangkan Jokowi sejak 29 April 2015 tersebut bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan rumah di Indonesia dengan melibatkan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Asosiasi Pengembang Perumahan, dan Perbankan.

Optimisme memenuhi target program Sejuta Rumah  didukung dengan telah ditetapkannya ketentuan harga baru rumah subsidi yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia Nomor 81/PMK.010/2019 tentang Batasan Rumah Umum, Pondok Boro, Asrama Mahasiswa dan Pelajar Serta Perumahan Lainnya Yang Atas Penyerahannya Dibebaskan Dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

“Dengan keluarnya PMK baru tersebut, para pengembang juga akan lebih bersemangat membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Apalagi banyak juga kemudahan perizinan untuk perumahan di daerah,” terangnya.

Backlog hunian menjadi pekerjaan rumah (PR) pemerintah dan pelaku usaha untuk memenuhi kebutuhan perumahan, khususnya rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hingga kini backlog masih tercatat sebesar 11,5 juta unit rumah.

Dari capaian 400.500 unit rumah yang ada, tercatat rumah yang dibangun untuk MBR telah mencapai 86 persen dan 14 persen merupakan rumah non MBR. Dari jumlah tersebut, rumah MBR yang dibangun oleh Kementerian PUPR berjumlah 56.070 unit dari skema Kredit Pemilikan Rumah. Sedangkan dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) sebanyak 37.949 unit.

Selain itu, rumah MBR yang dibangun oleh pengembang sebanyak 247.270 unit dan yang dibangun masyarakat 2.889 unit. Sedangkan pembangunan rumah non subsidi oleh pengembang sebanyak 56.232 unit dan masyarakat sebanyak 90 unit.

Angka ini akan terus bertambah hingga akhir tahun ini karena Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan akan meningkatkan program rumah berbasis komunitas seperti perumahan para pemangkas rambut di Garut. “Saat ini sudah 13 Kabupaten/Kota yang telah mengajukan program ini dimana lahan telah disediakan,” pungkasnya

Sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada 29 April 2015, capaian Program Satu Juta Rumah terus meningkat yakni tahun 2015 sebanyak 699.770 unit, tahun 2016 sebanyak 805.169 unit dan tahun 2017 sebanyak 904.758 unit.

Tahun 2018, untuk pertama kalinya capaian Program Satu Juta Rumah adalah 1.132.621 unit. Secara keseluruhan dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2018 telah terbangun 3.542.318 unit rumah.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Igman Ibrahim