alexametrics

Soal Rencana Kenaikan Tarif Jakarta-Cikampek, Ini Kata Jasa Marga

24 Agustus 2018, 18:28:39 WIB

JawaPos.com – General Manager Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek R.Kristianto menerangkan mekanisme kenaikan tarif tol Jakarta-Cikampek jatuh pada 2018. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, disebutkan bahwa evaluasi dan penyesuaian tarif tol dapat dilakukan setiap dua tahun berdasarkan pengaruh laju inflasi.

“Mekanismenya memang jatuhnya di tahun ini, dua tahun naik kan, dan itu bergantung dengan besaran inflasi dari dua tahun sebelumnya,” kata Kristianto di Kantor Jasa Marga, Jumat (24/8).

Namun begitu, ia masih menunggu data inflasi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) November mendatang. Dalam hal ini, pihaknya akan mengusulkan kenaikan tarif kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

“Kita nunggu (data) inflasi dari BPS. Nah mendekati November tadi besar inflasinya (berapa) untuk diusulkan (tarif barunya),” ujar dia.

Dia menerangkan tahun lalu kisaran inflasinya jauh lebih rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya. Jika pada dua tahun sebelumnya tingkat inflasi bisa 12 persen sampai 14 persen selama tahun, namun pada tahun ini kemungkinan hanya 5 persen hingga 7 persen.

“Kalau lihat yang lalu mungkin di (angka) situ, tapi saya blm lihat inflasi BPS terakhir (nanti),” pungkasnya.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : (uji/JPC)



Close Ads
Soal Rencana Kenaikan Tarif Jakarta-Cikampek, Ini Kata Jasa Marga