alexametrics
Pemilu Usai

Jokowi Tancap Gas Panggil Para Gubernur Bahas Progres Infrastruktur

23 April 2019, 08:04:03 WIB

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo mengundang para gubernur se-Indonesia ke Istana Negara, Jakarta pada Senin (22/4). Pertemuan itu memang tidak diumumkan dalam agenda harian Presiden. Diketahui, kedatangan para kepala daerah itu untuk membahas tentang pengembangan infrastruktur dan aspek-aspek pembangunan lainnya.

Meski demikian, suasana Pilpres 2019 masih amat kental terasa. Beberapa gubernur yang hadir adalah mereka yang memimpin wilayah dengan kantong suara tebal bagi Jokowi sebagai Capres petahana. Tiga diantaranya adalah Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Gubernur Bali Wayan Koster dan Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat.

Baik Viktor maupun Olly malu-malu saat ditanya mengenai perolehan suara yang tebal di daerah mereka masing-masing. Tapi tidak bagi Koster. Ia secara terbuka menyampaikan kalau Jokowi mengucapkan terima kasih atas perolehan real count di Bali.

Jokowi Tancap Gas Panggil Para Gubernur Bahas Progres Infrastruktur
Ilustrasi Bendungan Kamijoro Bantul, proyek infrastruktur di dekat kali Progo yang dimanfaatkan masyarakat jadi tempat rekreasi baru (Istimewa)

“(Presiden Jokowi) ucapkan terimakasih, di Bali perolehan dari real count sekarang sudah mencapai 92 persen, tentu beliau ucapkan terimakasih apalagi pemilu serentak berjalan dengan sukses dan aman,” terangnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Angka 92 persen yang disebut Koster memang bukan isapan jempol belaka. Berdasarkan hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU), tiga wilayah yang mempertebal suara Paslon 01 Joko Widodo- Ma’ruf Amin. Jokowi-Ma’ruf menang telak di tiga wilayah diantaranya Sulawesi Utara, Bali dan Nusa Tenggara Timur.

Dari data yang dihimpun dari website resmi KPU, Jokowi-Maruf mendapat 526.012 suara di Provinsi Bali. Sedangkan Prabowo-Sandi hanya 43.430. Sementara di Sulawesi Utara suara Jokowi-Maruf sebanyak 230.432 suara, Prabowo-Sandi hanya mampu meraup 94.790 suara. Sementara di NTT lebih tebal lagi dengan jumlah perolehan 379.850 berbanding 41.418 suara.

Langkah Cepat Jokowi Membalas Budi

Jokowi tentu tak ingin berlama-lama untuk tancap gas. Memang, hasil perhitungan suara resmi dari KPU belum diumumkan, tetapi Jokowi sudah ungguli Prabowo di seluruh hitung cepat lembaga survei. Entah kebetulan atau tidak. Tepat usai memimpin rapat terbatas soal penetapan RAPBN 2020, Jokowi langsung menjumpai para gubernur di Istana Merdeka.

Yang jelas makna dari pertemuan itu sudah tersirat, meski para menteri Jokowi mengaku atasannya itu memanggil seluruh gubernur. Sebab nyatanya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak muncul pada Senin (22/4) kemarin. Begitu juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sementara itu, Olly mengatakan bahwa Jokowi akan kembali ke Sulawesi Utara untuk mendatangi proyek-proyek yang kemarin belum diselesaikan dan tidak sempat diresmikan. “(Pertemuan tadi) adalah ketemu sekaligus untuk datang ke Sulawesi Utara untuk meresmikan proyek yang dijanjikan kemarin,” jelasnya.

Diantaranya adalah 2 bendungan, satu jalan tol dan satu pelabuhan. Sementara itu pihaknya juga menyampaikan untuk proyeksi pembangunan Sulut pada 2020. Seperti perluasan Bandara Sam Ratulangi serta revitalisasi Danau Tondano. Arahnya adalah pengembangan pariwisata.

Begitu pula dengan NTT, Viktor menyebut Jokowi akan segera membangun bendungan, jalan, listrik, air bersih dan perumahan. Yang mana sebelumnya sudah dilakukan sebagian. “(Arahannya) langsung bangun bendungan, jalan, listrik, air bersih, perumahan, semua sudah. Tahun ini dan tahun depan terus (dibangun) selama beliau memimpin dia akan fokus membangun,” tuturnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Uji Sukma Medianti



Close Ads