alexametrics

Pendapatan Prapenjualan Intiland Semester I Capai Rp 947 Miliar

22 Juni 2021, 17:12:29 WIB

Archied mengaku, insentif kebijakan yang digelontorkan pemerintah memberikan dampak yang sangat baik bagi sektor properti. Stimulus tersebut bukan hanya berpengaruh terhadap penjualan produk-produk properti yang nilainya masuk ke dalam kriteria insentif, namun juga berimbas kepada produk-produk properti lainya.

Pihaknya telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp 1 triliun, yang hingga semester I-2021 telah digunakan Rp 300 miliar. Belanja modal tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan rumah tapak.

“Hingga Maret 2021, jumlah landbank yang dimiliki perseroan sebesar 2.356,1 hektare yang mana ini cukup untuk pengembangan sampai 20 tahun ke depan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dalam menghadapi situasi yang masih diliputi ketidakpastian ini, perseroan berupaya maksimal menjaga kinerja perusahaan dan tetap fokus menjalankan empat strategi utama pertumbuhan. Diantaranya, pertumbuhan secara organik, peluang akuisisi, menjalankan kerjasama strategis melalui joint venture atau joint operation, serta pengelolaan modal dan investasi.

Perseroan membukukan marketing sales Rp 310 miliar atau naik 166 persen dibandingkan perolehan kuartal I-2020. Jumlah tersebut belum termasuk kontribusi dari pendapatan berkelanjutan yang mencapai Rp 176 miliar yang berasal dari segmen properti investasi, seperti perkantoran sewa dan pengelolaan lapangan golf dan sarana olah raga.

“Penjualan dari segmen kawasan perumahan memberikan kontribusi terbesar senilai Rp 222 miliar atau 71,5 persen. Sisanya berasal dari penjualan dari segmen kawasan industri dengan kontribusi sebesar 19,2 persen dan mixed-use hanya 9,4 persen,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads