alexametrics

Pasca Pemilu, Harga Sewa Properti RI Bisa Naik 10 Persen

21 April 2019, 10:44:38 WIB

JawaPos.com – Konsultan properti ternama, Colliers International kembali merilis laporan mengenai pasar properti di Asia Tenggara. Mengutip situs resmi rumah123.com, dalam ulasannya menyebut bahwa pertumbuhan sewa properti Indonesia bisa mencapai 10 persen.

Pada akhir Maret 2019, Colliers International mengeluarkan Decoding South East Asia Real Estate: Insights for Owners. Laporan ini berisi ulasan untuk enam pasar properti dan ilustrasi peluang berinvestasi properti.

Colliers International mengulas enam negara di Asia Tenggara yaitu, Malaysia, Myanmar, Thailand, Filipina, Vietnam, termasuk Indonesia. Dalam laporannya, Colliers International menyebut, pasar properti Indonesia terkonsentrasi di dua kota besar yaitu Jakarta dan Surabaya. Investasi dalam negeri dan luar negeri terus meningkat seiring perubahan kebijakan pemerintah.

“Dengan pertumbuhan investasi antar wilayah dan fokus investasi di dalam kawasan Asia, negara-negara ASEAN menarik perhatian dari investor luar negeri khususnya dari Asia Utara,” ujar Managing Director of Valuation & Advisory Services Asia Colliers International, David Faulkner.

Pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama pemerintah. Hal ini menciptakan peluang untuk pembangunan berkonsep transit oriented development dan juga kawasan industri.

Menurutnya, untuk sewa properti memang tergantung dari tipe dari properti. Tingkat kenaikan sewa properti antara 6 hingga 10 persen. Jika melihat laporan Colliers International, angka ini lebih tinggi dari negara-negara lain yang hanya berkisar antara 5 hingga 8 persen.

“Tetapi, investor juga berhati-hati dalam bertindak sebelum menentukan apakah pasar baru ini termasuk bernilai dalam menambah portofolio investasi,” tandasnya.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : Romys Binekasri