JawaPos Radar

Galau Beli Rumah Atau Ngontrak, 7 Hal Ini Patut Dipertimbangkan

20/08/2018, 14:12 WIB | Editor: Mochamad Nur
Galau Beli Rumah Atau Ngontrak, 7 Hal Ini Patut Dipertimbangkan
Ilustrasi pembangunan rumah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Setiap orang pasti membutuhkan rumah sebagai kebutuhan pokok. Harga rumah yang naik setiap tahunnya menyebabkan masyarakat sulit untuk membelinya, sehingga banyak yang memutuskan untuk mengontrak.

Selalu ada pertimbangan antara mengontrak dan membeli rumah sendiri. Perencana keuangan Fioney Sofyan dari ZAP Finance membeberkan 7 hal yang sebaiknya dijadikan bahan pertimbangan antara membeli rumah dan mengontrak.

1. Aset yang memiliki pertambahan nilai vs aset milik orang lain

Memiliki rumah, artinya Anda memiliki asset yang berkembang. Harga rumah biasanya akan memiliki kenaikan sebesar 10 persen setiap tahunnya. Apalagi kalau Anda memiliki rumah tersebut yang akan dilewati oleh jalan tol yang kini sedang dibangun, atau lintas LRT.

Sementara kalau Anda menyewa rumah, maka asset tersebut adalah miliki orang lain, dan uang sewa yang Anda bayarkan bisa meningkat sebesar 10 persen setiap tahunnya.

2. Nilai cicilan rumah vs nilai kontrakan satu tahun

Kalau misalnya ternyata nilai cicilan rumah adalah sama besar atau mendekati dengan jumlah nilai kontrakan yang harus Anda keluarkan setiap tahunnya, maka mulailah mempertimbangkan untuk membeli. Karena artinya Anda mampu membayar cicilan untuk kepemilikan rumah. Dan jika Anda tidak mulau berinvestasi, Anda akan terancam untuk tidak memiliki aset finansial.

3. Ada down payment untuk pembayaran KPR vs dana persiapan perpanjangan kontrak

Untuk sewa rumah, memang tidak membutuhkan dana yang besar untuk menempatinya. Tetapi, Anda hanya memiliki rumah tersebut sepanjang lamanya kontrak, sehingga tidak akan bisa dijadikan aset milik. Sementara untuk membeli rumah, Anda akan dipaksa untuk menyisihkan penghasilan untuk membeli aset. Bahkan mungkin, ada pengurangan-pengurangan tertentu yang terpaksa diperketat agar bisa membayar uang muka sebesar 30 persen dari harga rumah.

4. Biaya transportasi dari rumah sendiri vs rumah kontrakan

Salah satu hal terbesar yang menjadi pertimbangan dalam memiliki rumah adalah biaya transportasi. Biasanya, harga rumah yang terjangkau akan memiliki jarak yang lebih jauh daripada rumah yang dikontrakan. Hal ini juga harus menjadi bahan pertimbangan, karena apabila biaya transportasi membengkak, dan malah jadi lebih memberatkan, maka harus ada pengeluaran lain yang disesuaikan.

5. Ada tidaknya risiko yang menyertai

Salah satu risiko terburuk dalam sewa menyewa rumah adalah Anda akan dipaksa pindah oleh pemilik, karena rumah tersebut akan dijual atau dipergunakan oleh orang lain. Untuk itu Anda harus sudah bisa menyiapkan dana pindahan mendadak, atau dana darurat lainnya agar bisa mengantisipasi hal ini.
Risiko terburuk yang dimiliki oleh rumah sendiri adalah kebakaran.

Namun Anda bisa mengantisipasinya dengan membeli asuransi rumah. Untuk rumah yang masih di-kpr-kan, maka asuransi ini sudah termasuk di dalamnya.

6. Ada tidaknya biaya-biaya tambahan untuk renovasi, perawatan dan lain-lain

Rumah milik sendiri akan membutuhkan juga biaya perawatan. Baik untuk renovasi apabila diperlukan, perawatan lingkungan, dan lain-lain. Rumah sewa akan tergantung bagaimana perjanjian. Beberapa pemilik akan membebankan ke penyewa untuk perbaikan rumah apabila ada kebocoran atau tidak.

Oleh sebab itu perhatikan baik-baik perjanjian sewa-menyewa yang akan Anda tanda tangani. Apakah akan membebani dengan biaya-biaya tambahan lain, atau memang ada pengeluaran yang sudah diperhitungkan di awal.

7. Lokasi sekolah anak

Sebaiknya memiliki rumah yang dekat dengan sekolah anak. Agar anak tidak merasa terlalu capai di jalan karena perjalanan yang jauh, dan semata karena akan lebih mudah juga apabila anak sakit untuk bisa cepat pulang ke rumah. Biasanya daerah perumahan akan dekat dengan sekolah anak, namun jauh dari tempat orangtua bekerja.

Perhatikan juga mengenai efisiensi mengantar dan penjemputan, apabila Anda ingin membeli rumah yang dekat atau jauh dari sekolah anak dan tempat bekerja.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up