JawaPos Radar

Mau Pilih Bangun Rumah Sendiri Daripada Beli Jadi, Ini Tipsnya!

19/07/2018, 08:45 WIB | Editor: Mochamad Nur
Mau Pilih Bangun Rumah Sendiri Daripada Beli Jadi, Ini Tipsnya!
Ilustrasi rumah siap huni (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Berkeinginan memiliki rumah idaman dengan membangunnya sendiri memang lebih menyenangkan dibandingkan membeli rumah jadi. Namun, segala biaya pembangunan rumah harus direncanakan.

Pasalnya biaya pembangunan rumah tak terlepas dari dampak inflasi yang otomatis akan mengakibatkan kenaikan harga-harga material.  Perencanaan yang matang, jangka waktu yang telah ditentukan, serta cara pembiayaan yang dipilih, maka dapat segera merealisasikan rumah impian.

Mengutip situs resmi Rumah123.com, ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin membangun rumah dengan design impian.

1. Desain dan Konsultasi

Biaya membangun rumah biasanya tidak terlepas dari bagaimana desain rumah yang kamu inginkan. Pada umumnya biaya desain arsitektur berkisar antara 2-4 persen dari rencana anggaran biaya pembangunan rumah. Saat ini, untuk urusan perencanaan membangun rumah bisa difasilitasi oleh arsitek profesional.

Tapi, kalau budget terbatas, bisa memilih alternatif lain untuk meminimalisasi biaya konsultasi tersebut, semisal mendesain sendiri dengan bantuan internet, atau dengan mencoba berkonsultasi di forum-forum arsitektur yang sudah banyak membuka diskusi di internet.

Sebagai gambaran, biasanya harga desain rumah ditentukan berdasarkan harga per meter persegi yang pada umumnya bila lokasinya di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), harganya berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu rupiah per meter persegi.

2. Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Ada cara untuk menghitung secara cepat berapa biaya yang harus disediakan untuk membangun rumah. Tapi, ini sifatnya hanya perkiraan karena ada beberapa faktor penentu biaya pembangunan sebuah rumah, antara lain harga bahan bangunan di masing-masing daerah yang biasanya berbeda.

Harga bahan bangunan tentunya berkaitan dengan kualitas bangunan yang akan dibuat. Semakin pintar memilih bahan bangunan, baik dari segi kualitas maupun harganya, tentu semakin bikin kamu untung untuk jangka panjang. Kalau kualitas bangunan rumah tersebut bagus, maka tak kan diganggu masalah biaya perbaikan rumah.

Selain material bangunan, biaya pembangunan rumah juga akan dipengaruhi luas bangunannya. Semakin luas bangunan rumah, tentu semakin banyak pula bahan bangunan yang diperlukan. Untuk itu, perlu menyelaraskan antara bujet dan luas rumah yang akan dibangun dengan bujet yang dimiliki.

Tingkat kesulitan membangunnya juga akan menentukan biaya yang akan dikeluarkan apakah jadi membengkak atau tidak. Tingkat kesulitan ini berkaitan dengan banyaknya ruangan yang akan dibangun, tingkat kerumitan bagian dalam rumah, dan apakah kamu akan membangun rumah yang minimalis ataukah maksimalis.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up