alexametrics

Ini Alasan Developer Berani Jual Hunian dengan DP Nol Persen

16 November 2019, 19:45:37 WIB

JawaPos.com – Kebutuhan masyarakat akan hunian masih tinggi. Inilah peluang bagi pengembang (developer) untuk bersaing di bisnis properti. Guna menarik konsumen, merekapun berlomba-lomba menawarkan kemudahan, salah satunya dengan uang muka nol persen atau nol rupiah.

Asisten Sales Manager, PT Bakrie Pangripta Loka, Rini menuturkan, para pengembang kini memang berani untuk memberikan DP atau down payment nol rupiah. Sebab, sejumlah pengembang sudah bekerja sama dengan bank penyalur KPR yang mampu mengikuti program ini.

“Kami MoU (memorandum of understanding) dengan beberapa pihak, seperti BTN. Kebetulan developer kami sedang mempermudah para customer yang mau cari hunian dan investasi di Jakarta, yang notabene harusnya ada DP, tapi kami memberi keringanan,” ujarnya di pameran Indonesia Property Expo (IPEX) 2019, Jakarta, Sabtu (16/11).

Ia mengatakan bahwa cukup hanya dengan booking fee, pihaknya bisa membantu masyarakat memiliki tempat tinggal yang diinginkan. Sebagaimana diketahui, besaran DP berkisar antara 20 persen sampai 30 persen.

“Kalau DP itu kan harusnya 20 persen atau 30 persen, tapi booking fee itu pada saat semua customer udah oke dengan project kita, ada komitmen,” tambahnya.

Rini menuturkan, persaingan properti yang semakin memanas membuat pihaknya memutar otak cara manarik pembeli. Namun, ia optimistis bahwa sektor properti di Indonesia akan semakin meningkat seiring dengan program pemerintah.

“Kalau persaingan properti sih pasti ya, pasti pengembang juga mengembangkan di daerah-daerah ya. Mungkin perekeonomian Indonesia masih belum stabil, tapi kita optimistis properti masih bisa naik,” jelasnya.

Rini menambahkan, saat ini banyak pengembang menyasar segmen milenial. Pasar ini dinilai sangat potensial. Apalagi bagi milenial yang berpengasilan tinggi.

“Kalau bicara itu, hampir pasangan yang baru menikah. Kalau yang udah menikah mereka biasanya investasi. Jadi, kadang satu customer itu bisa punya dua sampai enam unit,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads