alexametrics

Gelar Pameran Rumah, BTN Targetkan Pembiayaan KPR Senilai Rp 1,5 T

16 Mei 2022, 10:15:18 WIB

JawaPos.com – Terus membaiknya perekonomian mendoron terus tumbuhnya permintaan hunian di masyarakat. Menangkap peluang tersebut, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) kembali menggelar Indonesia Property Expo (IPEX) 2022 secara langsung setelah tahun sebelumnya dilakukan secara virtual. Gelaran IPEX berlangsung hingga 22 Mei 2022 ini diharapkan mencatatkan nilai transaksi sekitar Rp 1,5 triliun.

“Setelah selama pandemi menggelar IPEX virtual, BTN akhirnya bisa kembali menggelar IPEX yang langsung dapat dikunjungi oleh publik yang ingin memilih rumah impiannya,” kata Dirut BTN, Haru Koesmahargyo saat membuka IPEX di Jakarta, Minggu (15/5).

Haru berharap IPEX kali ini dapat menggaet masyarakat khususnya milenial untuk membeli rumah sebab berdasarkan survey IPEX Loyalty Member (ILM) kepada 3.600 calon pembeli rumah bahwa sebanyak 78,9% calon adalah millenial dan sebanyak 89,6% adalah pembeli rumah pertama untuk ditempati dengan lokasi favorit di Jabodetabek yaitu Tangerang, Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, serta Kawasan Bintaro, Serpong dan sekitarnya.

Dalam pameran kali ini ditargetkan dapat menarik 50.000 pengunjung selama 8 hari pameran dengan target potensi ijin prinsip adalah sebesar Rp 1,5 triliun dengan rincian untuk KPR non subsidi senilai Rp 900 miliar, sementara KPR Subsidi sebesar Rp 300 miliar dan KPR Syariah sebesar Rp 300 miliar.

“Sementara untuk target booking KPR, Kami menargetkan sebesar Rp 200 miliar dengan rincian KPR Non Subsidi sebesar Rp 120 miliar, KPR Subsidi Rp 40 miliar dan sharia Rp 40 miliar,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR RI, Iwan Suprijanto berharap melalui penyelenggaraan Indonesia Property Expo tahun 2022 ini, dapat menjadi momentum dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan perumahan dan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui sektor properti.

Ke depan, Iwan juga berharap agar kerja sama antara Pemerintah dan seluruh stakeholder, khususnya pengembang dan perbankan, akan berjalan semakin baik untuk mampu menjawab tantangan penyediaan perumahan, khususnya dalam pemanfaatan subisidi pemerintah serta pemenuhan rumah yang berkualitas bagi masyarakat.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads