JawaPos Radar

Bank Tak Becus Salurkan KPR Bersubsidi Kuotanya Akan Dialihkan

14/08/2018, 14:20 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Bank Tak Becus Salurkan KPR Bersubsidi Kuotanya Akan Dialihkan
Ilustrasi perumahan (Dok. JawaPos.Com)
Share this image

JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyampaikan, bagi bank penyalur yang tak maksimal dalam pemberian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) akan dialihkan ke bank lain yang lebih kapabel.

"Bank yang dianggap tidak maksimal menyalurkan FLPP akan langsung dialihkan kuotanya ke Bank Pelaksana yang potensinya lebih besar," ujarnya saat ditemui di Kementerian PUPR Jakarta, Selasa (14/8).

Lana menjabarkan, saat ini porsi pendanaan KPR FLPP diturunkan dari sebelumnya 90 persen menjadi 75 persen. Sementara sisanya akan diserahkan kepada bank penyalur.

Hal tersebut menindaklanjuti Keputusan Menteri (Kepmen) PUPR Nomor 463 Tahun 2018 Tentang Proporsi Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Sejahtera. Per tanggal 20 Agustus 2018, proporsi pendanaan yang sebelumnya 90:10 antara pemerintah dan Bank Pelaksana, berubah menjadi 75:25.

Kepmen PUPR 463/2018 tentang proporsi pendanaan kredit pemilikan rumah ditandatangani pada 20 Juli lalu. Berlaku efektif 1 bulan setelahnya diterbitkan, yaitu 20 Agustus.

“Dengan adanya perubahan porsi pembiayaan, nantinya juga akan dilakukan penyesuaian kuota penyaluran antar bank pelaksana,” tututnya.

Lana menuturkan, pemberlakuan porsi tersebut dilakukan melalui Perjamjian Kerjasama Operasional (PKO) dan penyesuaian target kuota. 

“Jadi bank pelaksana yang fokus salurkan FLPP akan terus didorong kuotanya. Bank yang masih minim akan disesuaikan mulai akhir triwulan III," imbuhnya.

Adapun Bank Pelaksana yang dapat memberikan KPR Bersubsidi skema FLPP di antaranya : 

1. Bank Arta Graha Internasional

2. Bank Rakyat Indonesia

3. Bank Negara Indonesia

4. Bank Mandiri

5. Bank Tabungan Pensiunan Nasional

6. Bank Sumut

7. Bank Riau Kepri

8. Bank Nagari

9. Bank Jambi

10. Bank Sumselbabel

11. Bank BJB

12. Bank DKI

13. Bank Jateng

14. Bank BPD DIY

15. Bank Jatim

16. Bank NTB

17. Bank NTT

18. Bank Bali

19. Bank Kaltimtara

20. Bank Kalbar

21. Bank Kalsel

22. Bank Kalteng

23. Bank SulutGo

24. Bank Sulteng

25. Bank Sultra

26. Bank Sulselbar

27. Bank Papua

28. Bank BRI Syariah

29. Bank Syariah Mandiri

30. Bank Aceh

31. Bank Sumut Syariah

32. Bank Jambi Syariah

33. Bank Sumselbabel Syariah

34. Bank BJB Syariah

35. Bank Jateng Syariah

36. Bank Jatim Syariah

37. Bank Kaltimtara Syariah

38. Bank Kalsel Syariah

39. Bank Sulselbar Syariah

 

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up