alexametrics

Masih Normalisasi Pasca DDT, Penumpang KRL Bakal Terlambat 20 Menit

14 April 2019, 22:28:22 WIB

JawaPos.com – Pengoperasian Double-double track (DDT) lintas Jatinegara-Cakung pada Jumat (12/4) lalu masih dalam tahap normalisasi dan penyesuaian dalam berbagai aspek operasional dan keselamatan perkeretaapian. Pemerintah bersama PT KAI dan PT KCI hingga hari ini masih memantau penambahan waktu perjalanan KA  yang terjadi seusai switch over jalur.

Hasil pemantauan hingga sore hari ini, penambahan waktu perjalanan masih terjadi meskipun semakin sedikit kelambatannya. Keterlambatan ini diperkirakan juga masih akan terasa pada esok hari.

Bila pada Jumat (12/4) kelambatan mencapai satu jam bahkan lebih, Sabtu (13/4) tercatat KRL mengalami keterlambatan rata-rata mencapai 20-30 menit, pada hari Minggu (14/4) rata-ratanya telah menurun menjadi 10-20 menit.

“Tambahan waktu perjalanan yang perlu disiapkan pengguna pada Senin (15/4) adalah lebih kurang sama dengan hari Minggu ini,” VP Corporate Communication PT KCI

Anne Purba dalam keterangannya, Minggu (14/4).

Kendati demikian, pihaknya berkomitmen akan terus mengurangi keterlambatan akibat dampak dari pengoperasian DDT. Melalui upaya ini, Anne juga berharap layanan KRL khususnya di lintas Bekasi maupun Cikarang bisa lebih baik lagi.

“Pengoperasian DDT dan optimalisasinya ini tentu membawa harapan agar layanan KRL khususnya di lintas Bekasi/Cikarang dapat lebih baik lagi di masa yang akan datang,” jelas dia.

Anne juga mengimbau kepada masyarakat agar mengatur waktu perjalanannya akibat dampak dari keterlambatan ini. Apabila tidak memungkinkan, pihaknya juga menyarankan agar masyarakat menggunakan alternatif transportasi massa lainnya.

“PT KCI memohon maaf atas masih adanya keterlambatan yang terjadi di lintas Jakarta Kota-Bekasi/Cikarang. PT KCI menghimbau kepada seluruh pengguna jasa KRL untuk dapat mengatur waktu perjalanannya kembali dan bagi yang tidak dapat menunggu agar dapat menggunakan pilihan moda transportasi lain,” tandasnya.

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : Hana Adi



Close Ads