JawaPos Radar

Urban Jakarta Propertindo Luncurkan 1.700 Unit Apartemen TOD

10/09/2018, 11:13 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Urban Jakarta Propertindo Luncurkan 1.700 Unit Apartemen TOD
, PT Urban Jakarta Propertindo secara resmi meluncurkan 1.700 unit apartemen di tower pertama Urban Sky berkonsep Transit Oriented Development (TOD). (Romys / JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Menyasar kelompok masyarakat menengah, PT Urban Jakarta Propertindo secara resmi meluncurkan 1.700 unit apartemen di tower pertama Urban Sky berkonsep Transit Oriented Development (TOD).

GM Pemasaran Urban Jakarta Hilman Sani Pradhana mengungkapkan bahwa Urban Sky menyasar kelompok masyarakat menengah yang sehari-harinya bekerja, sekolah serta beraktivitas di kota Jakarta namun bertempat tinggal di wilayah Bekasi atau wilayah pinggiran Jakarta lainnya. 

Pihaknya menjual apartemen ini dengan harga sekitar Rp 13 juta-an per meter persegi, sehingga dapat dijangkau oleh kalangan menengah bergaya hidup modern, sehat, mengutamakan keseimbangan antara kerja dan kehidupan (work-life balance).

“Kami yakin bahwa kami dapat menjual 1700 unit dari tower pertama ini dalam enam bulan ke depan dan selanjutnya mulai memasarkan tower kedua pada kuartal kedua 2019,” ujarnya lewat siaran persnya, Senin (10/9).

Sementara Direktur Pengembangan Usaha sekaligus Sekertaris Perusahaan Urban Jakarta Tri Rachman Batara menyampaikan bahwa peluncuran ini sekaligus juga menandakan dimulainya penjualan unit-unit apartemen yang berlokasi di Cikunir tersebut kepada masyarakat umum. 

“Apartemen Urban Sky, merupakan hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD) di mana stasiun LRT (Light rail Transit) dihubungkan langsung dengan kawasan apartemen Urban Sky sehingga penghuninya tidak perlu memiliki mobil pribadi, melainkan cukup menggunakan LRT yang stasiunnya sangat mudah dicapai,” tuturnya.

Sebagai informasi, Urban Sky adalah hunian dengan konsep TOD (Transit Oriented Development) di jalur LRT (Light Rail Transit) Jakarta-Bekasi, nantinya akan terdiri dari dua tower besar terdiri dari 3.300 unit apartemen dan 4.600 m2 area komersial serta area publik termasuk sarana olah raga, serta sekitar 25.000 m2 area parkir (gedung), seluruhnya dibangun di atas lahan seluas 12.650 m2. Adhi Persada Gedung (APG) adalah kontraktor yang ditunjuk oleh Urban Jakarta terutama karena pengalamannya membangun fasilitas dengan konsep serupa di beberapa lokasi lainnya.

Saat ini Urban Jakarta tengah mengembangkan empat proyek berkonsep TOD. Dua diantaranya, yaitu Gateway Park di Jaticempaka dan Urban Signature di Ciracas, merupakan proyek kerjasama operasi (KSO) dengan PT Adhi Commuter Properti, sementara dua proyek lainnya: Urban Sky dan Urban Suites di Cikunir sepenuhnya dimiliki dan dikembangkan oleh UJP. 

Berdasarkan laporan keuangan Perusahaan tahun 2017, Urban Jakarta memiliki total asset sebesar Rp 1,05 triliun. Diperkirakan nilai asset-asset tersebut akan cepat bertumbuh seiring dengan pengembangan usaha Perusahaan dan pertumbuhan nilai asset terutama setelah proyek LRT selesai dan beroperasi. 

Perusahaan ini juga berniat melaksanakan Penawaran Saham Perdana / IPO pada akhir tahun 2018 ini untuk memperkuat struktur modal sehingga dapat lebih progresif melaksanakan proyek-proyek selanjutnya yang berbasis pada gaya hidup modern masyarakat urban dengan keleluasaan mobilitas menggunakan transportasi massal yang mudah, murah sekaligus handal.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up