alexametrics

Simpang Indralaya-Lubuk Linggau Rampung, Rest Area Tak Didominasi Asing

9 April 2019, 18:15:36 WIB

JawaPos.com – Pencanangan pembangunan Jalan Tol Muara Enim – Simpang Indralaya dan Muara Enim – Lahat – Lubuk Linggau telah dimulai. Ada permintaan khusus dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.

Dia meminta kepada pemerintah pusat dan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) agar pelaku usaha asing dominan di rest area jalan tol. Pihaknya ingin pengusaha lokal alias Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) jadi prioritas.

“Nanti kalau terbangun warung-warung yang ada di wilayah itu pasang di rest area. Jangan ada makanan-makanan rumah dari Amerika di rest area itu. Maksud aku jualan lemang (semacam ketan khas Palembang),” ujarnya di Muara Enim, Palembang, Selasa (9/4).

Menanggapi hal itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan jika pihaknya bakal memprioritaskan UMKM. Pihaknya ingin ruas tol tersebut bermanfaat untuk masyarakat setempat.

“Rest area ini pasti ada (yang jual) lemang, tempoya, yang mungkin saya sebutkan. Kopinya juga harus kopi sini. Jadi arahan pak presiden harus meningkatkan (manfaat) untuk masyarakat lokal,” tuturnya.

Menteri Basuki juga menegaskan jika tidak bisa melarang bpelaku usaha asing untuk ambil bagian di rest area. Hanya saja, kehadiran mereka tidak akan sebanyak UMKM setempat.

“Bukan untuk melarang asing tapi kita ingin lebih banyak produk lokal, jadi jalan tol itu bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat lokal,” tandasnya.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : Hana Adi