JawaPos Radar

Apartemen Murah, Uang Muka Bisa Dicicil Hingga 40 Bulan

08/10/2015, 06:40 WIB | Editor: arwan
Apartemen Murah, Uang Muka Bisa Dicicil Hingga 40 Bulan
LARIS : Klemens Sukarno Chandra (kanan) bersama Ronny Suwono menjelaskan apartemen murah Royal Park Village yang mulai dipasarkan pada masyarakat Surabaya dan sekitarnnya. (Radar Surabaya/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com SURABAYA -  Seiring makin mahalnya harga tanah di Surabaya, Jawa Timur hunian vertical akan terus menjadi trend di Kota Pahlawan ini.


Peluang ini ditangkap Sipoa Group dengan mengembangkan apartemen murah, Royal Park Village di Gunung Anyar, Surabaya Timur.

Menurut Klemens Sukarno Chandra, board of management PT Sipoa Internasional Jaya, apartemen menjadi pilihan masyarakat yang ingin memiliki tempat hunian yang layak namun terjangkau. Sebab harga rumah di Surabaya semakin melambung akibat tingginya harga tanah.

“Sekarang kami sudah menyiapkan 20 ribu unit apartemen di Surabaya dan Sidoarjo.,” ujar Klemens Sukarno Chandra di sela launching apartemen Royal Park Village seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group).

Di Gunung Anyar Sipoa memiliki lahan 45 hektar dan akan terus ditambah. Sebab ke depan, kawasan ini akan disulap menjadi tempat hunian dan pusat bisnis yang prestise dengan fasilitas yang lengkap termasuk entertainment, olahraga dan juga sekolah.

“Total lahan yang sudah kami develope sekitar 20 hektar. Infrastruktur jalan juga terus kami kerjakan,”
tambah Klemens.

Konsep apartemen murah sengaja dikembangkan karena masih  banyak masyarakat di Surabaya dan Sidoarjo yang belum memiliki tempat hunian.

Royal Park Village bisa menjadi alternatif menarik. Sebab uang muka Rp 24 juta bisa dicicil hingga 40 bulan atau Rp 700 ribu per bulan. Setelah itu pembayaran dilanjutkan lewat KPA dengan tenor 100, 180 atau 240 bulan.

Rony Suwono, board of management PT Sipoa Internasional Jaya menambahkan, Royal Park Village dibangun di atas lahan seluas 7 hektar. Jumlah tower yang disiapkan sebanyak 7 tower dengan jumlah unit 8.000.

Setiap unit yang memiliki luas 3 X 7 meter persegi dibangun dengan model 1,5 lantai dan full furnished. Sehingga pembeli tinggal masuk saja.

Pembangunan akan dimulai dua tahun lagi dan diharapkan dalam waktu dua tahun semua unit akan selesai dan siap dihuni. “Kami optimis. Meskipun kondisi ekonomi masih lesu, namun respons masyarakat cukup bagus. Sekarang sudah terjual 1.300-an unit,” tandas Ronny. (fix/no/awa/jpg)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up