JawaPos Radar

WIKA Beton Ditunjuk Garap Jalan Tol Layang Pertama di Makassar

05/04/2018, 06:10 WIB | Editor: Saugi Riyandi
WIKA Beton Ditunjuk Garap Jalan Tol Layang Pertama di Makassar
Wika beton ditunjuk garap jalan tol layang di Makassar. (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) kembali menunjukkan keseriusannya untuk menggarap proyek infrastruktur jalan nasional melalui pembangunan Tol Layang AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan.

Usai menerima Letter of Acceptance pada 22 Desember 2017 yang lalu, WIKA Beton dan PT Margautama Nusantara (MUN) melalui anak perusahaannya PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) telah menandatangani bersama Kontrak Desain & Konstruksi Jalan Tol Layang A.P. Pettarani (Seksi III) Makassar.

Di proyek yang menggunakan skema pembiayaan Proyek Infrastruktur Non Anggaran (PINA) ini WIKA Beton bertindak sebagai kontraktor utama. WIKA Beton mempunyai pengalaman yang relatif banyak dan merupakan perusahaan yang pertama kali menerapkan teknologi jalan layang menggunakan box girder di Indonesia.

Tol layang ini rencananya akan membentang sepanjang Jalan Andi Pangeran Pettarani hingga Jalan Sultan Alaudin atau sekitar 4,3 kilometer.

Keberadaan tol layang ini diharapkan mampu mengurai kemacetan dan mempermudah akses transportasi masyarakat menuju bandara dan pelabuhan. Sebagai jalan tol layang pertama di Makassar, diperkirakan Tol AP Pettarani akan menjadi ikon baru kota Makassar.

Di dalam rancangannya, WIKA Beton memaksimalkan lebar jalan eksisting yang terbatas tanpa adanya pembebasan lahan sekitar. Tak hanya itu, teknologi konstruksi yang akan digunakan pada proyek ini tergolong baru di Makassar. WIKA Beton memilih metode span by span dengan Launching Gantry untuk proses erection box girder serta sistem Bracket sebagai metode kerja pier.

Penggunaan metode ini dianggap efektif menekan risiko gangguan lalu lintas yang mungkin muncul saat proses pengerjaan proyek berlangsung. Durasi pengerjaan proyek pun bisa menjadi lebih cepat dari rencana. Apalagi semua alat Launching Gantry yang digunakan di proyek ini milik WIKA Beton sendiri seperti yang terbukti efektif digunakan di proyek LRT Kelapa Gading dan JLKA Medan-Kualanamu.

Hal ini merupakan salah satu perwujudan visi WIKA Beton untuk menjadi perusahaan terkemuka di bidang Engineering, Production, dan Installation.

Proyek prestisius di kawasan Indonesia Timur ini benar-benar memaksimalkan sumber daya lokal yang ada. Bahkan produk beton pracetak box girder yang digunakan dalam proyek ini diproduksi langsung di pabrik WIKA Beton yang berada di Makassar.

Dengan konsep desain yang disertai teknologi inovatif ini, WIKA Beton sangat siap untuk berkontribusi mengerjakan proyek Tol Layang di Makassar tersebut yang akan dimulai pada April 2018 ini.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up