JawaPos Radar

Garap Proyek Baru, Crown Group Gandeng Dua Arsitek Jepang

04/09/2018, 07:40 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Garap Proyek Baru, Crown Group Gandeng Dua Arsitek Jepang
CEO Crown Group Iwan Sunito (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Perusahaan yang berbasis di Australia, Crown Group tengah menggarap proyek baru yang dinamakan Mastery by Crown Group. Proyek ini melibatkan Dua arsitek Jepang yaitu Kengo Kuma dan Koichi Takada.

Proyek pengembangan lima menara hunian ini adalah kolaborasi kali pertama bagi kota pelabuhan yang terkenal ini. Konstruksi dijadwalkan selesai pada 2021.

Komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito, mengatakan visinya untuk Mastery by Crown Group adalah untuk menciptakan komunitas yang dinamis dan beragam di pinggiran kota Sydney. Terletak di 48 O'Dea Avenue Waterloo, Mastery by Crown Group akan terdiri dari 384 unit apartemen mewah.

Iwan mendirikan Crown Group bersama mitra bisnisnya, Paul Sathio pada1996. Sejak itu, Grup Crown telah memiliki portofolio proyek senilai Rp 50 triliun dalam lini usahanya.

"Melalui Mastery by Crown Group, kami menciptakan pusat kota baru, komunitas yang unik di mana orang dapat bertemu, terhubung, belajar, bersantai, dan bermain bersama, menikmati kehidupan komunitas yang berwarna di daerah pinggiran kota yang sedang berkembang ini," kata Sunito di Jakarta, Senin (3/9).

Menara apartemen bergaya hutan vertikal di jantung Mastery by Crown Group akan menjadi proyek hunian pertama oleh Kengo Kuma and Associates di Australia. Arsitek kelahiran Jepang yang berbasis di Sydney, Koichi Takada, akan merancang tiga dari lima menara Mastery by Crown Group.

Takada memulai karirnya di Tokyo dan pindah ke Sydney pada 1997. Perusahaannya, Koichi Takada Architects, telah memenangkan banyak penghargaan untuk desain hunian, ritel dan hotel.

"Ini adalah sebuah kehormatan luar biasa bagi saya untuk dapat bekerja sama dengan sensei Kuma, seorang master arsitektur Jepang. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” kata Takada.

Mastery by Crown Group terletak di area revitalisasi Green Square di Kota Sydney. Dengan lebih dari 40.000 pekerjaan yang diharapkan akan tercipta di kawasan Green Square pada 2030. Proyek hunian ini akan menjadi rumah bagi ratusan penduduk Waterloo ketika selesai pada 2021.

(srs/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up