alexametrics

Ada GPN, BI Hemat Rp 17,77 Miliar per Hari

30 Juli 2018, 20:43:13 WIB

JawaPos.com – Bank Indonesia (BI) mengklaim kehadiran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) membuat mereka bisa menghemat banyak. Efisiensi itu diperoleh karena bank sentral tidak lagi melakukan transaksi menggunakan sistem pembayaran prinsipal asing.

Deputi Direktur Departemen Elektronifikasi dan GPN BI Aloysius Donanto mengungkapkan, pihaknya bisa menghemat hingga Rp 17,77 miliar per hari. Sebelum kehadiran GPN, biaya yang harus dirogoh BI mencapai Rp 25 miliar per hari. Saat ini, biayanya hanya Rp 7,23 miliar per hari.

“Penghematan (dengan penerapan GPN) Rp 17,7 miliar per hari,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (30/7).

Lanjut Donanto, sebelum kehadiran GPN, biaya merchant discount rate (MDR) dikenakan biaya 2 persen sampai 3 persen. Namun setelahnya, biaya yang dikenakan hanya 0,15 persen sampai 1 persen.

“Jadi ini penghematan yang cukup besar untuk kita,” tuturnya.

Tidak hanya itu, kehadiran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) menjadi awal kemajuan sistem pembayaran di Tanah Air. Melalui GPN, masyarakat semakin dimudahkan dalam bertransaksi secara non tunai.

Melalui sistem ini, seluruh mesin electronic data capture (EDC) akan bisa bertransaksi menggunakan bank apapun. Sebelum ada GPN, pembayaran non tunai di merchant maupun toko hanya bisa digunakan melalui mesin EDC yang sama.

Sebagai contoh, pemilik kartu debit Bank BNI kini bisa melakukan pembayaran non tunai menggunakan EDC milik Bank BCA. Sebelumnya, pembayaran harus menggunakan EDC yang sama.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : (hap/JPC)

Ada GPN, BI Hemat Rp 17,77 Miliar per Hari