alexametrics

Biaya Pengobatan Makin Mahal, Sisihkan 10 Persen Gaji untuk Kesehatan

30 Juni 2020, 21:00:35 WIB

JawaPos.com – Pandemi Covid-19 memberikan pengalaman berharga terhadap pentingnya masalah kesehatan dalam kehidupan. Pakar ekonomi dan asuransi kesehatan Budi Hidayat menyebut, segala dampak yang terasa selama Covid-19 seharusnya dapat menyadarkan masyarakat untuk bijak merencanakan keuangan. Terutama untuk mempersiapkan perlindungan kesehatan.

Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap asuransi masih sangat minim. Padahal, biaya pengobatan naik setiap tahunnya. Bahkan dia memandang, kenaikan biaya Rumah Sakit (RS) di Indonesia paling tinggi di Asia.

“Pada 2019, kenaikan biaya rumah sakit Indonesia diperkirakan meningkat 10,8 persen dari 2018, lebih tinggi dibandingkan beberapa negara Asia lainnya,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (30/6).

Budi mengatakan, saat ini masih banyak masyarakat yang abai untuk menyisihkan sebagian penghasilannya ke dalam pos kesehatan. Adapun alokasi ideal pada pos kesehatan sebesar 10 persen dari penghasilan bulanan.

“Tantangan kesehatan yang kini makin kompleks melahirkan sejumlah risiko sakit, sehingga perencanaan keuangan yang tepat menjadi krusial agar terhindar dari pengeluaran katastropik, yaitu ketika rumah tangga membelanjakan lebih dari 10 persen total pendapatan mereka (diukur dari tingkat konsumsi) untuk perawatan kesehatan,” ungkapnya.

Salah satu perusahaan asuransi, PT Prudential Life Assurance mengatakan, pihaknya memiliki produk asuransi kesehatan murni tanpa komponen investasi yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas dalam menghadapi tantangan kesehatan serta dampak finansial yang mungkin ditimbulkan. President Director Prudential Indonesia Jens Reisch mengatakan, pandemi Covid-19 mengajarkan bahwa risiko kesehatan bisa menyerang kapan saja tanpa diprediksi, dan dapat berdampak pada finansial keluarga.

“Prudential Indonesia kembali berinovasi melalui PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah sebagai solusi asuransi kesehatan murni yang terjangkau dan terfokus pada perlindungan kesehatan. Di masa mendatang, nasabah juga dapat meng-upgrade polis mereka guna mendapatkan tambahan manfaat yang makin menyeluruh, termasuk investasi,” jelasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads