alexametrics

Catatkan Aset Rp 51,22 Triliun, Bank DKI Genjot Kredit Mikro

30 April 2018, 06:40:54 WIB

JawaPos.com – Bank DKI membukukan kinerja positif sepanjang di kuartal I 2018 dengan mencatatkan total aset Rp 51,22 triliun, naik sebesar 11,56 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 45,92 triliun. Pertumbuhan total aset tersebut didorong oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank DKI yang tumbuh 17,17 persen.

“Total DPK tercatat Rp 39,05 triliun per Maret 2018, dibanding posisi Maret 2017 yang tercatat sebesar Rp 33,33 triliun,” ujar Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (30/4).

Komposisi DPK tersebut terdiri dari simpanan Giro dan Tabungan per Maret 2018 yang tercatat masing-masing sebesar Rp 8,06 triliun dan Rp 6,38 triliun, sedangkan simpanan dana pada Deposito tercatat sebesar Rp24,60 triliun.

Selain Aset dan Dana Pihak Ketiga, Bank DKI juga terus memperbaiki rasio NPL dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Per Maret 2018, NPL Gross Bank DKI tercatat 4,08 persen, jauh membaik dari periode Maret 2017 sebesar 5,37 persen. NPL Nett Bank DKI per Maret 2018 menjadi 2,58 persen dari 2,86 persen per Maret 2017.

Membaiknya rasio NPL tersebut didorong dengan upaya perbaikan proses kredit untuk memastikan penyaluran kredit dilakukan secara prudent. Sejumlah langkah telah dilakukan, seperti menyempurnakan SOP, penataan kewenangan memutus kredit sesuai dengan prinsip four eyes principles, sentralisasi proses analisa dan administrasi kredit, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dibidang perkreditan. 

Penyaluran kredit juga menunjukkan pertumbuhan dari Rp 24,27 triliun per Maret 2017 menjadi Rp 25,41 triliun per Maret 2018 atau tumbuh sebesar 4,70 persen.  Pertumbuhan kredit yang signifikan terjadi pada sektor mikro dan korporasi, dimana penyaluran kredit mikro tumbuh signifikan sebesar 58,76 persen dari Rp 325,16 miliar per Maret 2017 menjadi Rp 516,24 miliar per Maret 2018.

Sedangkan penyaluran kredit korporasi mengalami pertumbuhan sebesar 36,34 persen dari Rp2,95 triliun per Maret 2017 menjadi Rp4,02 triliun per Maret 2018. Berbagai aktivitas bisnis yang dilakukan tersebut telah berhasil mendorong pencapaian laba per Maret 2018 yang tercatat sebesar Rp167,42 milyar.

Menjawab tuntutan masyarakat akan transaksi keuangan yang cepat dan modern, Bank DKI melakukan berbagai inovasi menuju digital banking, salah satu diantaranya melalui produk JakOne Mobile. JakOne Mobile merupakan aplikasi layanan keuangan digital yang terdiri mobile banking dan mobile wallet dan dapat dipergunakan untuk melakukan transaksi kebutuhan sehari-hari.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : (nas/JPC)

Catatkan Aset Rp 51,22 Triliun, Bank DKI Genjot Kredit Mikro