alexametrics

Biayai Proyek Tol, Bank DKI Pimpin Sindikasi BPD Sebesar Rp 3,9 T

29 November 2018, 08:51:33 WIB

JawaPos.com- Masifnya pengembangan infrastruktur beberapa tahun terakhir mendorong perbankan aktif melakukan pembiayaan di sektor ini. Salah satunya, dilakukan Bank DKI yang menghimpun sejumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk memberikan pembiayaan pada 6 ruas jalan tol di Jakarta.

Bank DKI selaku Lead Arranger mewakili BPD melakukan penandatangan perjanjian kredit sindikasi senilai Rp13,7 triliun dengan PT JTD Jaya Pratama, investor proyek jalan tol ruas Semanan-Pulo Gebang yang melibatkan 29 Kreditur.

Direktur Keuangan Bank DKI, Sigit Prastowo menyampaikan, sebagai salah satu lead arranger, Bank DKI mendapatkan porsi penyaluran kredit sebesar Rp500 miliar dan mengkoordinir 16 BPD dengan total partisipasi sebesar Rp3,9 triliun.

Pemberian kredit didasarkan pertimbangan bahwa sektor infrastruktur jalan tol merupakan sektor yang potensial serta merupakan infrastruktur yang dibutuhkan dalam upaya pengembangan wilayah dan peningkatan ekonomi.

“PT JTD Jaya Pratama sebagai anak perusahaan salah satu BUMD Provinsi DKI Jakarta, PT Pembangunan Jaya punya reputasi yang baik dalam kinerjanya,” ujar Sogot dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/11).

Sebelumnya, Bank DKI juga telah berpartisipasi dalam penyaluran kredit pada sejumlah proyek infrastruktur seperti kepada PT Jasamarga Jalan layang Cikampek (JJC) untuk proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated, PT Lintas Marga Sedaya untuk proyek ruas tol Cikampek-Palimanan, serta Marga Bumi Adhikaratya untuk proyek ruas tol Gempol-Pandanan.

Portofolio kredit sindikasi Bank DKI kepada sektor infrastruktur, transportasi dan kelistrikan per November 2018 mencapai Rp6,14 triliun. Adapun total penyaluran kredit sindikasi Bank DKI per November 2018 tercatat sebesar Rp8,61 triliun.

Ruas jalan tol tersebut nantinya akan menyediakan berbagai fasilitas terintegrasi yang memudahkan penggunanya untuk mengakses fasilitas transportasi umum.

Sistem Bus Rapid Transit (BRT) on the Toll Road merupakan yang pertama dirancang di Indonesia, yaitu jalan tol yang dilengkapi oleh shelter bus sepanjang koridornya. BRT ini terakomodasi dengan tiga koridor, yaitu Blue Line, Red Line, dan Green Line. BRT juga melayani perjalanan jarak jauh dengan jarak antar shelter 3 hingga 4 kilometer.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : (ask/JPC)



Close Ads
Biayai Proyek Tol, Bank DKI Pimpin Sindikasi BPD Sebesar Rp 3,9 T