JawaPos Radar

Kuartal II 2017, BNI Syariah Bukukan Laba Bersih Rp 165 Miliar

25/07/2017, 20:33 WIB | Editor: Mochamad Nur
Kuartal II 2017, BNI Syariah Bukukan Laba Bersih Rp 165 Miliar
Ilustrasi (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Di tengah perekonomian yang masih belum pulih, BNI Syariah mampu membukukan kinerja yang cukup solid sepanjang semester I 2017 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 165 miliar.

”Alhamdulillah, BNI Syariah melewati semester pertama di tahun 2017 dengan baik. Laba bersih semester pertama 2017 tercapai Rp 165 miliar, naik sebesar 13 % dibanding periode yang sama tahun yang tercatat sebesar Rp 146 miliar," ujar Dirut BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo dalam paparan publik di Jakarta, Selasa (25/7).

Pertumbuhan laba tersebut, pada satu sisi, disokong oleh ekspansi pembiayaan dan kontribusi komposisi rasio dana murah serta efisiensi operasional yang juga terus terjaga.

Firman memaparkan lebih lanjut, kinerja BNI Syariah sepanjang triwulan kedua pada sisi aset juga berjalan cukup optimal. Pertumbuhan aset Year on Year (YoY) naik sebesar 19,7% dari Rp 25,7 Triliun pada Juni tahun lalu menjadi sebesar Rp 30,7 Triliun.

Pertumbuhan aset ini didorong oleh pertumbuhan pada pembiayaan sebesar 18,8% dan DPK sebesar 22,1% terhadap posisi tahun sebelumnya pada periode yang sama”.

Pembiayaan pada Juni 2016 sebesar Rp 18,9 triliun berhasil tumbuh menjadi Rp 22,5 Triliun pada Juni tahun ini. Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga yang pada Juni tahun lalu sebesar Rp 21,8 Triliun meningkat menjadi Rp 26,7 Triliun pada Juni 2017, dengan rasio dana murah (CASA) sebesar 47,6% naik dari 47,1% di tahun sebelumnya.

Dari total pembiayaan sebesar Rp 22,5 triliun, sebagian besar merupakan pembiayaan konsumer yang mencapai 51,9% disusul pembiayaan ritel produktif/SME sebesar 21,7%, pembiayaan komersial sebesar 19,3%, pembiayaan mikro sebesar 5,6%, dan kartu pembiayaan Hasanah Card 1,5%.

Untuk pembiayaan konsumer, maka sebagian besar portofolio merupakan BNI Griya iB Hasanah, yakni sebesar 84,9%.

(nas/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up