alexametrics

Penyaluran Kredit BTN Tumbuh 19,5 Persen Didominasi KPR Subsidi

23 April 2019, 17:25:07 WIB

JawaPos.com – Perbankan pelat merah yang berfokus pada pembiayaan perumahan, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatatkan, penyaluran kredit pada tiga bulan pertama tahun ini mengalami peningkatan.

Selama kuartal I-2019 ini, mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 242,13 triliun pada triwulan pertama 2019. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 19,57 persen dibandingkan penyaluran kredit pada periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) yang hanya sebesar Rp 202,5 triliun.

Menurutnya, angka ini penyaluran kredit ini masih berada di atas rata-rata industri perbankan. Yang mana pada kuartal I-2019, rata-rata penyaluran kredit perbankan nasional hanya naik sekitar 12 persen yoy data per Februari 2019.

“Kita mengawali triwulan I-2019 telah memberikan realisasi penyaluran kredit tumbuh 19,57 persen yoy,” ujarnya dalam acara konferensi pers di Menara BTN, Jakarta, Selasa (23/4).

Menurutnya, pertumbuhan kredit di awal tahun ini didorong oleh lini penyaluran kini sektor perumahan dan non perumahan. Untuk penyaluran kredit di sektor perumahan mencapai Rp 219,72 triliun atau tumbuh 19,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp 184,46 triliun. 

Maryono menyebut, permintaan kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi memang masih menjadi pendorong kuat kenaikan total kredit di segmen perumahan ini.  Berdasarkan catatan keuangan Bank BTN, KPR subsidi ini mencapai Rp 101,99 triliun triliun atau naik 28,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy) yang hanya Rp 79,14 triliun.

Sementara itu, untuk penyaluran KPR non subsidi hanya meraup sekitar Rp 79,83 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 14,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy).

Untuk penyaluran kredit konstruksi Bank BTN berhasil memberikan pinjaman sebesar Rp 29,45 triliun atau tumbuh sekitar 8,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy).

Sedangkan, di sektor non-perumahan Bank BTN mencatatkan pertumbuhan sebesar 24,24 persen yoy. Kenaikan tersebut ditopang laju positif penyaluran kredit di segmen kredit konsumer dan kredit komersial yang naik masing-masing sebesar 25,53 persen yoy menjadi Rp 4,97 triliun dan 23,88 persen yoy menjadi Rp 17,43 triliun per triwulan I-2019.

Maryono menambahkan, meskipun mencatatkan penyaluran kredit yang positif, namun Bank BTN berhasil menjaga Non Performing Kian (NPL) alias kredit bermasalah berada di level 2 persen. Posisi tersebut jauh dibawah ambang batas atas NPL yang ditetapkan regulator yakni sebesar 5 persen.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads