alexametrics

Jokowi Minta Belanja Barang Tahun Depan Disamakan Dengan Anggaran 2015

23 April 2019, 12:36:29 WIB

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo menggelar sidang kabinet di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (23/4). Jokowi dan para menteri membahas mengenai anggaran dan pagu indikatif 2020. Mantan walikota Surakarta ini meminta kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk mengurangi belanja barang sebanyak-banyaknya. Postur anggaran 2015 akan diambil sebagai patokannya.

“Belanja barang dikurangi sebanyak-banyaknya. Bu Menteri (Keuangan) tolong dilihat pada tahun ini sesuai posisi normal itu (postur anggaran) 2017,” tuturnya.

Sementara untuk belanja modal, Jokowi meminta anak buahnya untuk membahas dengan kepala daerah tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Selama ini, kata Jokowi, kecenderungan belanja modal di daerah masih berkutat pada infrastruktur baik yang berkaitan dengan jalan maupun masalah air.

Oleh sebab itu, dengan melihat perjalanan selama empat tahun ini, jika ada Kementerian lain yang masih ragu-ragu menggunakan anggaran infrastrukturnya di daerah, maka bisa dimasukkan ke Kementerian PUPR.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Presiden Jokowi ingin dasar dan patokan anggaran yang digunakan adalah tahun anggaran 2015.  Sebab, pada 2015 anggaran belanja barang hanya Rp 233 triliun. Saat ini, belanja barang sudah mencapai Rp 290 triliun.

“Formulasinya nanti berkembang di DPR untuk membahas pokok-pokok kebijakan fiskal dan ekonomi makronya, prosesnnya masih sampai Juli, sampai Presiden menyampaikan nota keuangan Agustus,” kata Sri Mulyani.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : Uji Sukma Medianti