alexametrics

Kecemasan Ekonomi Global Berlanjut, Rupiah Bisa Lunglai

22 September 2020, 11:00:40 WIB

JawaPos.com – Perdagangan nilai tukar mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan melemah dorong oleh kecemasan kemungkinan kembali pembatasan wilayah atau lockdown. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI), Selasa (22/9), saat ini posisi Rupiah berada di level 14.723.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, penguatan dolar Paman Sam yang tajam terhadap mata uang yang lebih berisiko bisa berlanjut pagi ini di pasar Asia. “Rupiah berpotensi berbalik melemah hari ini dengan potensi 14.650-14.850,” ujarnya dalam pesan singkatnya, Selasa (22/9).

Ariston menjelaskan, penguatan dolar AS ini menyusul pelemahan indeks saham global kemarin, karena berbagai kekhawatiran terkait mengenai kemungkinan lockdown. Sebab, terjadi kenaikan kasus dibeberapa Eropa.

Bank sentral Amerika Serikat, The Fed tetap berkomitmen untuk menggunakan semua alat yang dimilikinya untuk membantu ekonomi Amerika Serikat pulih dari pukulan yang disebabkan pandemi virus Covid-19, meskipun paket stimulus fiskal belum keluar. Di sisi lain, Menteri Kesehatan Jerman Jens Spah menilai, lonjakan infeksi virus Covid-19 di sejumlah negara seperti Prancis, Austria, dan Belanda cukup mengkhawatirkan.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri




Close Ads