JawaPos Radar

Sentimen The Fed, Hati-Hati Pasar Obligasi Melemah Lagi

22/03/2018, 11:51 WIB | Editor: Mochamad Nur
Sentimen The Fed, Hati-Hati Pasar Obligasi Melemah Lagi
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pasca pertemuan The Fed, pergerakan mata uang dolar mengalami pelemahan. Namun, pada pasar obligasi Amerika Serikat (AS) cenderung mengalami kenaikan imbal hasil.

Menurut analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, adanya optimisme The Fed terhadap masih berjalannya pemulihan ekonomi AS memicu terjadinya peningkatan imbal hasil obligasinya seiring aksi pelaku pasar yang memanfaatkan hasil pertemuan The Fed tersebut untuk meminta imbal hasil yang lebih tinggi atas obligasinya.

“Kondisi ini dapat mempengaruhi pergerakan pasar obligasi di dalam negeri dimana dapat kembali tertahan potensi kenaikannya,” ujarnya di Jakarta, Kamis (22/3).

Reza menjelaskan, jelang penantian terhadap pertemuan The Fed, laju pasar obligasi dalam negeri cenderung variatif dengan disertai pelemahan pada beberapa seri.

Di sisi lain, berbalik melemahnya laju Rupiah turut menahan pergerakan pasar obligasi dalam negeri.

Adapun untuk pergerakan masing-masing tenor ialah untuk tenor pendek (1-4 tahun) imbal hasilnya rata-rata turun 0,31 bps, tenor menengah (5-7 tahun) naik 0,15 bps, dan panjang (8-30 tahun) naik 0,11 bps.

Laju pasar obligasi kembali bervariatif. Pada FR0063 yang memiliki waktu jatuh tempo ±10 tahun dengan harga 98,65 persen memiliki imbal hasil 5,931 persen atau turun 0,0002 bps dari sebelumnya di harga 98,64% memiliki imbal hasil 5,933 persen.

Untuk FR0075 yang memiliki waktu jatuh tempo ±20 tahun dengan harga 101,83% memiliki imbal hasil 7,32 persen atau naik 0,018 bps dari sehari sebelumnya di harga 102,03 persen memiliki imbal hasil 7,31 persen.

“Waspadai jika terdapat potensi pelemahan kembali,” tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up