alexametrics

AFPI Sebut Mayoritas Fintech Ilegal Kampanye Lewat Medsos

22 Januari 2020, 18:04:54 WIB

JawaPos.com – Perusahaan fintech ilegal saat ini masif melakukan kegiatannya di media sosial (medsos). Mayoritas fintech ilegal tersebut menggunakan aplikasi yang ramai digunakan masyarakat, seperti Instagram hingga Facebook.

“AFPI menemukan beberapa pinjaman ilegal itu berkampanye di social media, seperti Instagram sampai Facebook,” jelas Ketua Harian Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Kuseryansyah di DBS Bank Tower, Jakarta, Rabu (22/1).

Kuseryansyah mengatakan, asosiasi akan berkoordinasi dengan Satgas Waspada Investasi untuk memverifikasi legalitas fintech yang diduga ilegal itu. Di sisi lain, mereka berharap agar Kemenkominfo bisa membantu mengantisipasi kampanye dari fintech ilegal ini di medsos.

Ditanya kemungkinan fintech ilegal ini bekerja sama dengan yang legal, Kuseryansyah mengaku khawatir. Sebab, pada akhir tahun lalu pernah ada kejadian semacam ini.

Ia pun berharap pengawasan yang ketat di dunia maya dan nyata bisa menekn kasus-kasus seperti itu. “Model komunikasi itu kami harapkan tentunya jangan sampai terjadi lagi. Jangan sampai terjadi juga platform legal bekerja sama dengan ilegal,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Saifan Zaking


Close Ads