alexametrics
Advertorial

Cermat Siasati Resesi Ekonomi 2020

21 November 2019, 17:01:52 WIB

BANYAK ekonom dunia yang mengkhawatirkan terjadinya resesi atau kemerosotan ekonomi global pada 2020, akibat dinamika perekonomian global yang sampai saat ini masih berlangsung. Perlambatan ekonomi yang terjadi di beberapa negara seperti seperti Brazil, Argentina, Jerman, Italia dan negara Eropa lainnya diprediksi dapat terus terjadi hingga tahun 2020.

Dinamika perekonomian yang terjadi saat ini semakin diperparah dengan perseteruan dagang dan perang mata uang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang tak kunjung usai. Akibatnya semakin banyak negara yang mengalami perlambatan perekonomian, termasuk Indonesia.

Hal ini akan berdampak stagflasi, yaitu meningkatnya harga barang-barang pokok, bahan baku, komponen teknologi, dan energi, yang disertai penurunan output karena gangguan rantai produksi global. Lebih buruk lagi, perseteruan antara Amerika dan Tiongkok telah memicu proses deglobalisasi. Sebab, baik negara maupun perusahaan tidak lagi dapat mengandalkan stabilitas rantai produksi global dalam jangka panjang.

Lalu untuk menghindari hal tersebut banyak investor menyiasati resesi global yang akan terjadi, dengan memilih sarana investasi yang lebih aman, dengan tujuan untuk melindungi kekayaan yang dimilikinya. Salah satu miliarder dunia, George Soros, melakukan hal tersebut dengan menjual sekitar USD 30 miliar saham miliknya untuk membeli emas atau logam mulia dan saham produsen emas.

Meskipun Indonesia belum masuk di ambang resesi, tapi ancaman ini akan terus membayangi hingga terjadi pertumbuhan kembali pada ekonomi global. Sebaiknya, kita harus mulai menyiapkan diri sebaik mungkin. Salah satu caranya adalah dengan menyimpan atau menabung emas sebagai pilihan instrumennya. Emas juga punya daya tahan tinggi dalam menghadapi inflasi, sehingga nilainya akan terus naik di masa depan.

Waktu yang tepat memulai investasi emas tidak perlu menunggu momentum harga emas naik atau turun. Memulai investasi emas dapat dilakukan kapanpun sepanjang memiliki dana untuk membeli emas. Teorinya waktu yang tepat beli emas adalah saat kita memiliki uang. Jangan ditunda-tunda.Sebab, kenaikan harga emas tidak dapat dipastikan berlangsung sampai kapan. Sepanjang dunia tidak stabil, harga emas diprediksi akan terus naik sebab orang akan mencari instrumen investasi yang bersifat safe heaven.

Ada beberapa keuntungan jika kita melakukan investasi emas, yaitu:
1. Nilai emas cenderung stabil dibandingkan instrumen investasi yang lain. Harganya juga tidak cepat berubah dalam waktu singkat.
2. Keberadaan emas sebagai logam mulia diakui dan diterima banyak orang di dunia.
3. Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang terbilang likuid. Emas dengan mudahnya bisa dijual untuk memperoleh uang tunai (cash).
4. Investasi emas menjadi salah satu langkah melindungi nilai uang dari inflasi (hedging). Misal dolar turun, nilai emas tetap terjaga, bahkan naik.
5. Saat harga saham turun, harga emas cenderung naik. Karena itu, emas bisa untuk diversifikasi investasi.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM



Close Ads