alexametrics

Sepanjang 2018, Pendapatan Surya Semesta Internusa Naik 12,5 Persen

20 Maret 2019, 14:05:38 WIB

JawaPos.com – Perusahaan sektor properti, konstruksi dan perhotelan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mencatat kinerja positif dengan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 3,6 triliun sepanjang tahun 2018.

Head of Investor Relations Erlin Budiman mengatakan, capaian tersebut naik sebesar 12,5 persen dibandingkan tahun 2017 yang sebesar Rp 3,27 triliun.

“Peningkatan pendapatan dikontribusikan meningkatnya pendapatan unit usaha konstruksi dan perhotelan sebesar 12,8 persen dan 14,8 persen. Sementara unit usaha properti meningkat sebesar 6,5 persen karena adanya penjualan lahan sebesar 8,6 ha,” ujarnya di Jakarta, Rabu (20/3).

Tren positif peningkatan kinerja operasional perseroan juga tercermin dari tingkat EBITDA sepanjang 2018 sebesar Rp 452,5 miliar, atau naik 12,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 403,4 miliar.

Namun, Erlin menyampaikan, laba bersih konsolidasi sepanjang 2018 sebesar Rp 37,7 miliar, atau 96,8 persen lebih rendah dibandingkan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 1,17 triliun.

Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan pendapatan lain di sepanjang 2018. Pada 2017 lalu, SSIA membukukan pendapatan lain dari keuntungan penjualan investasi jangka panjang (20,5 persen di Jalan Tol Cikopo Palimanan) sebesar Rp 1,6 triliun.

Erlin juga memaparkan, di tengah kondisi perekonomian 2018 yang dinamis dan persaingan usaha di bidang konstruksi, Unit Usaha Konstruksi SSIA yaitu PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) mampu mencatatkan kinerja positif.

Selama 2018, NRCA meraih total pendapatan sebesar Rp 2,4 triliun, atau meningkat sebesar 13,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya senilai Rp 2,16 triliun. Selain itu, NRCA juga membukukan nilai kontrak baru sebesar Rp 2,6 triliun, sedikit lebih rendah dari nilai kontrak baru yang diraih pada 2017 yaitu sebesar Rp 2,8 triliun.

Sebagai informasi, proyek‐proyek besar yang diraih pada sepanjang 2018 antara lain meliputi Pacific Garden Apartment Alam Sutera, The Park Mall Sawangan, RS Budi Medika Lampung, Mayapada Hospital Bogor, New Mayapada Hospital Bandung, Mayapada Hospital Surabaya, Sika Factory Cikarang, Atria Ballroom Extension Tangerang.

Kemudian, ACS Works Kerry Cikarang Phase-3, Jembatan Sungai Ali Kendal, Power Blok Indah Kiat Karawang, RS Pricilla Medical Centre Cilacap, PLTD Halmahera, The Park Mall Sawangan, Pusat Pembelajaran Arntz-Geise UnPar Bandung, RS Bethsaida BPJS Gading Serpong, Sudamala Komodo Labuan Bajo.

Pendapatan unit usaha Properti SSIA, Erlin menambahkan juga menunjukkan peningkatan kinerja, dimana sebagian besar diperoleh dari penjualan kawasan industri, jasa pemeliharaan, penyewaan komersial membukukan pendapatan sebesar Rp 439,4 miliar sepanjang 2018. Angka tersebut meningkat sebesar 6,5 persen dari Rp 412,5 miliar yang tercatat pada 2017 lalu.

“PT Suryacipta Swadaya, pengelola Kawasan Industri di Karawang membukukan pendapatan Rp 370,7 miliar, meningkat sebesar 3,5 persen dari pendapatan 2017 sebesar Rp 358,3 miliar. Perusahaan juga berhasil membukukan penjualan sebesar 8,6 hektar dengan harga jual rata-rata sebesar USD 119,6 per m2 pada 2018 imbuhnya.

Sementara Unit usaha perhotelan SSIA membukukan pendapatan sebesar Rp 799,7 miliar sepanjang 2018 atau meningkat dibanding Rp 696,8 miliar pada 2017.

“Sekitar 70 persen dari total pendapatan unit perhotelan diperoleh dari Gran Melia Jakarta dan Melia Bali Hotel. Sementara selebihnya diperoleh dari pengelolaan Banyan Tree Ungasan Resort dan BATIQA Hotel,” tandasnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Romys Binekasri

Copy Editor :

Sepanjang 2018, Pendapatan Surya Semesta Internusa Naik 12,5 Persen