alexametrics

BEI Godok Kebijakan MVS untuk Unicorn di Pasar Modal, Apa itu?

19 Agustus 2021, 05:36:43 WIB

JawaPos.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menggodok sejumlah aturan untuk mengakomodasi perusahaan unicorn. Salah satunya adalah regulasi saham dengan hak suara multipel (SHSM) alias multiple voting shares (MVS).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, SHSM sudah masuk tahap finalisasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dia berharap regulasi tersebut dapat segera dirilis sehingga menarik minat perusahaan digital dengan valuasi lebih dari USD 1 miliar untuk IPO.

“BEI memberikan kesempatan perusahaan untuk rising fund di pasar modal, tapi tetap kita sematkan notasi khusus bahwa perusahaan itu menerapkan SHSM,” jelasnya.

Gede menyatakan, penerapan SHSM bertujuan melindungi para founder. Mereka tetap menjadi pengendali meskipun persentase kepemilikannya kecil. Alasannya, pendiri merupakan sosok kunci mewujudkan visi-misi perusahaan jangka panjang.

Ketua Indonesia Fintech Society Mirza Adityaswara menuturkan, aturan tersebut dibutuhkan untuk menarik minat unicorn melakukan penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO). Sebab, kemampuan dana perusahaan terbatas, tapi masih perlu mendapatkan injeksi modal untuk mengembangkan ekonomi digital.

“Aturan tersebut dibuat supaya hak suara founder tidak terdilusi signifikan dan dapat terus berinovasi,” terang Mirza Selasa (17/8).

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (han/c7/dio)

Saksikan video menarik berikut ini: