JawaPos Radar

Saldo Puluhan Nasabah Raib di Surabaya, Begini Penjelasan Bank Mandiri

19/03/2018, 18:26 WIB | Editor: Mochamad Nur
Saldo Puluhan Nasabah Raib di Surabaya, Begini Penjelasan Bank Mandiri
Ilustrasi nasabah bank tengah mengambil yang tunai di Gerai ATM (DOK.ISSAK RAMADHAN/JAWAPOS.COM)
Share this image

JawaPos.com - Belasan nasabah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) antre mengurus pemblokiran rekening di kantor Bank Mandiri KCP Surabaya Graha Pena, Senin, 19 Maret 2018. Mereka memblokir rekening karena saldo di rekeneng mereka raib secara misterius.

Corporate Secretary Rohan Hafas mengatakan, hari ini juga pihaknya memblokir sejumlah nasabah yang menggunakan mesin ATM di sana. Kemudian, pihaknya akan mengontak satu per satu para nasabahnya untuk memberikan verifikasi.

“Kalau ada di mesin diindikasikan bank mandiri di nomer mesin sekian, kalau indikasi 1 ada skimming di situ padahal yang narik seribu, seribunya kita blokir dulu. Lalu diverifikasi ulang ke nasabah baru bisa diaktifkan. Kalau ada dugaan kita amankan dulu. Jangan sampai dipergunakan. Lebih baik preventif. Tidak menyenangkan, tapi tidak merugikan,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin (19/3).

Saldo Puluhan Nasabah Raib di Surabaya, Begini Penjelasan Bank Mandiri
BLOKIR: Sejumlah nasabah mendatangi Bank Mandiri KCP Surabaya Graha Pena, Senin (19/3) siang untuk mengurus pemblokiran saldo (Dida Tenola/JawaPos.com)

Rohan menekankan, jika ada nasabah yang saldonya terdebet tiba-tiba, pihaknya menjanjikan segera melakukan penggantian. “Hari ini mereka di kontak langsung untuk diverifikasi. Kalau skimming kita periksa mereka ngambil di mana. Sehari dua hari uang diganti,” imbuhnya.

Terkait proses skimming, Rohan menjelaskan, terdapat perbedaan bahasa antara kebocoran data dan penyalinan data. Dalam kasus yang sedang marak terjadi adalah penyalinan data nasabah.

“Bukan data bocor tapi data copy. Kalau ATM bocor segelondong di mesin bocor tapi itu hanya ter-copy satu orang diduplikasi satu data orang,” tuturnya.

Rohan menambahkan, pihaknya saat ini tengah mengecek mesin ATM di Graha Pena Surabaya. Telah terindikasi satu mesin, dan mesin itu pun telah di-offline-kan untuk diperiksa fisiknya.

(ce1/mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up