alexametrics

Laba Bersih Bank Permata Naik 66,5 Persen, Tembus Rp 1,5 Triliun

19 Februari 2020, 20:00:47 WIB

JawaPos.com – PT Bank Permata Tbk (BNLI) melaporkan, sepanjang 2019 perusahaan membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 1,5 triliun. Laba bersih BNLI naik 66,5 persen dibandingkan 2018.

Sementara itu, rasio Non-Performing Loan (NPL) turun menjadi 2,8 persen, dari sebelumnya 4,4 persen pada akhir 2018. Direktur Utama BNLI Ridha D.M. Wirakusumah mengatakan, sepanjang 2019 pihaknya berhasil meningkatkan profitabilitas serta kualitas aset.

“Upaya kami untuk menjaga kualitas aset yang sehat, kedisiplinan biaya operasional secara efisien, menjaga rasio NPL di bawah ketentuan regulator, serta untuk memberi inovasi layanan yang berkelanjutan terutama melalui digitalisasi menjadi kunci utama keberhasilan mencapai target pendapatan bank di tahun ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (19/2).

Ridha menjabarkan, hingga akhir 2019, profitabilitas tumbuh signifikan dengan ditopang meningkatnya pendapatan usaha. Laba operasional sebelum penyisihan penurunan nilai aset tercatat sebesar Rp 3,04 triliun, atau naik 18,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, pendapatan bunga bersih naik 5,6 persen dan pendapatan operasional selain bunga (Fee Based Income) naik sebesar 24,3 persen.

“Kualitas aset terus membaik ke level yang sehat, menunjukkan keberhasilan dan komitmen manajemen yang kuat untuk terus memperbaiki kualitas aset,” tuturnya.

Ridha melanjutkan, membaiknya rasio kredit bermasalah merupakan keberhasilan dari upaya restrukturisasi, penjualan dan penyelesaian kredit bermasalah (loan settlement). Adapun likuiditas tetap terjaga dengan rasio Loan to Deposit sebesar 86,3 persen.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads