JawaPos Radar

Pemerintah Pilih-Pilih Intip Data Nasabah Kartu Kredit, Ini Targetnya

19/02/2018, 13:54 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Pemerintah Pilih-Pilih Intip Data Nasabah Kartu Kredit, Ini Targetnya
Ilustrasi (Dok JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Melalui Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), pemerintah akan mengintip data nasabah pengguna kartu kredit. Namun hal tersebut tak berlaku untuk seluruh pengguna.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama menyampaikan, data kartu kredit yang akan diintip oleh Ditjen pajak hanya nasabah kelas menengah atas atau nasabah yang tagihannya mencapai Rp 1 miliar dalam satu tahun. " Kita akan berikan treshold hanya tagihannya Rp 1 miliar per tahun yang akan kita minta. Kalau di bawah itu enggak," ujarnya saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (19/2).

Seperti diketahui, kebijakan tersebut tertuang dalam peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 228/PMK.03/2017 tentang Rincian dan Informasi serta Tata Cara Penyampaian Data dan Informasi yang Berkaitan dengan Perpajakan. 

Menurutnya, data pengguna kartu kredit yang akan dibuka diperkirakan hanya sekitar 20 persen dari keseluruhan total pengguna kartu kredit. " Karena dkperkirakan hanya sekitar 20 persen dari pengguna kartu kredit yang tagihannya mencapai Rp 1 miliar per tahun," tuturnya.

Hestu menyampaikan, pihaknya saat ini tengah melakukan diskusi dengan penyelenggara kartu kredit meliputi perbankan guna mengetahui bagaimana tata cara pelaporannya. Hal itu bertujuan agar penyelenggara kartu kredit dan nasabah datanya tidak disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab. "Jadi kita punya waktu 1 tahun untuk mematangkan hal itu," imbuhnya.

Pelaporan data pengguna kartu kredit, akan mulai dimintakan pada April 2019. Sedangkan untuk datanya tagihannya berdasarkan periode Januari hingga Desember 2018."Jadi nanti pelaporannya cukup 1 tahun sekali tidak setiap bulan," tandasnya.

 

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up