alexametrics

Jawaban Prabowo Soal Unicorn Bisa Gerus Suara? Ini Kata Milenial

18 Februari 2019, 14:17:24 WIB

JawaPos.com – Meski masih minim substansi, namun ada hal unik dalam debat pilpres kedua yang digelar pada Minggu (17/2) malam tadi. Setidaknya debat tadi malam masih menyisakan bahan yang dibicarakan keesokan paginya.

Dalam perjalanan bus Transjakarta rute Pinang Ranti-Kota, ada dua orang pemuda bernama Adam Zaky Hisbullah, 24, seorang mahasiswa tingkat akhir yang juga seorang freelancer dan Candra Kharisma, 25, seorang pemuda yang sehari-harinya bekerja di perusahaan telekomunikasi.

Dia tampak tengah memperbincangkan soal jawaban Capres 02 Prabowo Subianto saat ditanya penentangnya Capres 01 Joko Widodo soal unicorn.

“Infrastruktur apa yang akan Bapak bangun untuk mendukung perkembangan unicorn Indonesia?” kata Jokowi.

“Yang Bapak maksud unicorn? Maksudnya yang online-online itu, iya, kan?” kata Prabowo bertanya balik.

Ketidakyakinan Prabowo dalam menjawab pertanyaan tentang unicorn di awal kalimat itu lantas diterjemahkan bahwa dia mengesankan gagal paham. Hal ini pun terus menjadi perbincangan hangat yang terus dibahas sampai hari ini. Apakah benar kebingungan Prabowo dalam menjawab pertanyaan Jokowi soal unicorn bisa menggerus suara milenial? Tentu terlalu dini untuk menjawabnya.

Adam berpendapat hal itu tentunya bisa berpengaruh. Namun, karena jawaban Prabowo sudah kepalang tanggung, Adam menilai hal ini bisa saja membuat beberapa milenial seperti dirinya menjadi skeptis pada Prabowo. Apalagi ia punya pengalaman bekerja di perusahaan startup yang memang banyak sekali dinamikanya.

“Buat saya sih ngaruh banget, beberapa milenial pasti ada yang mulai skeptis sama Pak Prabowo apalagi buat (anak muda) yang sudah menggantungkan hidupnya melalui dunia digital seperti bekerja di startup misalnya,” kata Adam kepada JawaPos.com, di Jakarta, Senin (18/2).

Namun, bagi Adam yang mengaku belum menetapkan pilihannya ini, Prabowo masih bisa diselamatkan oleh peran wakilnya Sandiaga Uno. Apalagi jika Sandiaga bisa meng-cover Prabowo yang selama ini membranding bahwa ia mewakili kaum milenial.

“Tergantung bagaimana Sandi bisa komitmen kalau dia mewakili milenial dan paham betul kalau dia bisa majuin sektor digital,” katanya.

Sementara, Candra menilai perdebatan soal unicorn hanyalah guyonan semata. Dia menyayangkan mengapa Jokowi justru bertanya masalah infrastruktur unicorn bukan startup. Padahal pemerintah menargetkan lima startup Indonesia bisa masuk kategori unicorn pada 2020 mendatang.

“Lucu saja sih kenapa Pak Jokowi nanyanya soal unicorn bukan startup. Terus ditanggapinya malah tanya unicorn itu yang mana,” kata Candra kepada JawaPos.com.

Sekadar mengingatkan, unicorn sebuah perusahaan startup yang memiliki valuasi nilai hingga USD 1 miliar. Di Indonesia sendiri, disebut Jokowi, saat ini sudah memiliki empat unicorn. 4 unicorn tersebut adalah Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : Uji Sukma Medianti

Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Jawaban Prabowo Soal Unicorn Bisa Gerus Suara? Ini Kata Milenial