JawaPos Radar

Bukopin dan SMF Kerja Sama Salurkan KPR Senilai Rp 50 Miliar

17/08/2018, 19:00 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Bukopin dan SMF Kerja Sama Salurkan KPR Senilai Rp 50 Miliar
ilustrasi perumahan. SMF dan Bukopin sepakat salurkan KPR Rp 50 miliar (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - PT Bank Bukopin Tbk optimis dapat meningkatkan angka penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan menjalin kerja sama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF.

Kerja sama tersebut direalisasikan melalui penandatanganan perjanjian kerjasama penyaluran KPR SMF senilai Rp 50 miliar oleh Direkrut Utama SMF, Ananta Wiyogo, dan Direktur Utama Bank Bukopin, Eko Rachmansyah Gindo.

Dalam kerja sama tersebut, SMF menyalurkan fasilitas likuiditas dalam bentuk pinjaman yang disalurkan kepada Bank Bukopin secara refinancing (membiayai kembali) portofolio KPR yang sudah dimiliki.

Atas pembiayaan tersebut SMF memperoleh jaminan tagihan KPR, berikut hak agunannya, dengan syarat recourse. Apabila terdapat KPR yang tidak memenuhi syarat, termasuk yang kurang lancar, maka Bank Bukopin sebagai penyalur KPR mengganti dengan KPR yang lancar.

Dengan memanfaatkan produk pembiayaan tersebut Bank Bukopin dapat mengurangi permasalah mismatch funding penyaluran KPR sekaligus untuk meningkatkan kapasitas dalam penyaluran.

Terkait kerja sama tersebut, Direktur Utama Bank Bukopin Eko R. Gindo, mengaku optimis dalam melihat potensi penyaluran KPR yang selama ini tidak terserap oleh Bank Bukopin.

"Potensi KPR kami dari linkage sebenarnya besar tapi belum dapat kami garap secara optimal. Kendala utamanya adalah penyaluran KPR membutuhkan pendanaan jangka panjang, bisa sampai 20 tahun. Dengan kerjasama ini, potensi tersebut kami bisa tangkap dengan baik," kata Eko dalam keterangan resmi di Jakarta, Jum'at (17/8).

Dari kerja sama tersebut, Bukopin menargetkan peningkatan porsi penyaluran KPR. “Saat ini portofolio KPR kami sekitar 5 persen dari total kredit sebesar Rp 3 triliun," tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa dengan menggandeng SMF, Bank Bukopin menargetkan portofolio KPR tumbuh dua digit, dari saat ini 5 persen terhadap total kredit. Perseroan juga menargetkan KPR bagi pembeli rumah pertama dengan harga di bawah Rp 1 miliar.

Secara keseluruhan, target pertumbuhan kredit Bank Bukopin tetap sejalan dengan rencana bisnis bank (RBB) yakni tumbuh 8 persen (yoy).

“Target untuk KPR tumbuh double digit, 12-15 persen. Tiga hal untuk memenangi persaingan KPR adalah, availability, pricing, dan process,” jelasnya.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up