alexametrics

Dorong Investasi, Pemerintah Diminta Perjelas Regulasi Robot Trading

17 Mei 2021, 16:37:13 WIB

JawaPos.com – Pemerintah didorong membuat peraturan terkait aplikasi robot trading yang kini marak digunakan dalam transaksi pasar forex dan komoditi. Satgas Waspada Investasi (SWI) sebelumnya mengumumkan sebanyak 26 perusahaan tak berizin diketahui melakukan investasi ilegal.

Pendiri sekaligus Master Introduce Broker (MIB) PT Sarana Digital Future Internasional (SDFI), Idaman Gea berharap pemerintah membuat aturan terkait aplkasi robit trading yang kini marak digunakan.

Gea menyayangkan pernyataan SWI yang menggolongkan aplikasi Auto Trade Gold 4.0 yang merupakan produk dari PT SDFI dalam investasi bodong karena melakukan investasi robot dan menjalankan money game.

“Seharusnya, kami dipanggil dulu. Aplikasi Auto Trade Gold 4.0 ini jelas penyelenggaranya. Aplikasi ini dibuat PT Sarana Digital Future Internasional (SDFI),” lanjutnya.

Menurut Gea, Autotrade sudah didaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM. “Kami tidak paham apa yang menjadi landasan hukum bahwa Autotrade merupakan salah satu jenis kegiatan yang masuk dalam list OJK yang dikategorikan sebagai investasi bodong atau moneygame?” tanya Gea.

Menurutnya, sebuah kesalahan besar jika aplikasi Autotrade dinyatakan masukan dalam kriteria investasi bodong. PT SDFI mempunyai niat yang sangat besar untuk menjalankan seluruh kegiatannya sesuai dengan peraturan dan undang undang yang berlaku di NKRI. “Autotrade tidak menghimpun dana masyarat sehingga tidak perlu izin OJK,” katanya.

Namun Gea tidak menampik bila ada oknum yang mengatasnamakan Autotrade melakukan pengumpulan dana masyarakat. “Kami tegaskan bahwa perusahaan tidak bertangung jawab atas tindakan oknum-oknum itu. Kami akan menindak pihak-pihak yang menggunakan nama Autotrade yang mengumpulkan dana masyarakat itu,” ujarnya.

Adapun untuk pernyataan dari SWI dan OJK ini, tim pengacara PT SDFI akan mendatangi OJK untuk klarifikasi soal aturan robot trading di Indonesia.

PT SDFI sangat mendukung SWI, OJK dan BAPPEPTI untuk melalukan penertiban dan penutupan semua jenis investasi bodong yang merugikan masyarakat, namun sebelumnya mesti diberi arahan dan pembinaan.

“Kami berkomitmen penuh untuk mengikuti seluruh aturan hukum yang berlaku. Kami juga memohon kepada OJK dan pihak terkait soal regulasi yang jelas bagi perusahaan yang menjual robot trading secara legal di Indonesia. Hal ini untuk mendapatkan kepastian hukum bagi pihak-pihak yang ingin membangun bisnis serupa,” tutupnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads