alexametrics

Pelelangan Aset Timbulkan Masalah Baru

16 Juni 2021, 11:24:59 WIB

JawaPos.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah melakukan pelelangan aset sitaan terkait dengan kasus PT Asabri (Persero) dan PT Asuransi Jiwasraya. Proses pelelangan diketahui melibatkan Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejagung dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) sebagai pelaksana.

Hal tersebut menuai berbagai macam kritik. Peneliti Lokataru Foundation, Nurkholis Hidayat mengatakan, dalam hal ini Korps Adhyaksa hanya merujuk pada Pasal 45 KUHAP yang dasarnya terbebani dari segi biaya pemeliharaan aset sitaan.

Menurutnya, akibatnya banyak pihak yang keberatan dan mengajukan ke Pengadilan Tipikor atas upaya paksa penyidik dalam memisahkan aset yang terkait dan tidak dalam kasus yang disidik.

Ia menyebut, langkah tersebut dinilai dapat menimbulkan masalah baru. Dalam hal ini, pihak-pihak yang berada di luar perkara tersebut namun asetnya ikut terseret, serta ikut merasakan dampaknya. Sehingga, pemilik aset yang ikut dilelang ini merasa keberatan mengingat mereka merasa tak ada kaitannya dengan kasus yang tengah bergulir.

“Keberatan tersebut tidak saja berasal dari para tersangka, tetapi juga pihak ketiga lain yang terkena dampak penyitaan, seperti yang dialami pemilik rekening efek dan ribuan nasabah serta pemegang polis asuransi PT Asuransi Jiwa Wanaartha,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (16/6).

Nurkholis menilai, pelaksanaan verifikasi atas aset yang disita dapat memberikan dampak sistemik bagi investor pasar modal dan konsumen bisnis asuransi. “Keseluruhannya memberi jalan pada semakin pentingnya penyelesaian RUU Perampasan Aset,” imbuhnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads