JawaPos Radar

IHSG Dibuka Merah 6.363, Mainkan 4 Saham Ini

15/03/2018, 10:40 WIB | Editor: Mochamad Nur
Gedung Bursa Efek Indonesia
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (DOK.DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM)
Share this image

JawaPos.com - Pasar saham Indonesia pada pembukaan pagi ini masih bergerak di zina negatif. Indeks harga saham gabungan (IHSG) turun semakin dalam dengan pelemahan 18,913 poin (0,30 persen) ke level 6.363,711. Sementara indeks LQ45 turun 4,523 poin (0,43 persen) ke level 1.046,976.

Sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih berada di kisaran Rp 13.700. Pagi ini, mengutip Reuters, nilai tukar dolar terhadap rupiah Rp 13.745.

Analis Senior PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko mengatakan, pada perdagangan hari ini masih dibayangi sentimen negatif yang akan mendorong laju bursa menuju area jenuh jual (oversold), setelah kemarin kembali berakhir di zona merah.

"Kami melihat dengan adanya sentimen negatif yang masih menggantung, maka ada potensi koreksi pada IHSG untuk berlanjut hingga memasuki level oversold," ujarnya, di Jakarta, Kamis (15/3).

Dia memperkirakan, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini akan bermain dalam kisaran 6.300-6.200.

"Jika itu terjadi, direkomendasikan untuk buy on weakness," imbuhnya.

Dengan demikian, jelas dia, adanya potensi koreksi lanjutan pada laju IHSG bisa disikapi pelaku pasar dengan mengakumulasi empat saham berikut:

1. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dengan target profit taking di kisaran Rp9.525-9.725, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp9.125 dan Rp9.025, disarankan cut-loss pada posisi Rp8.925.

2. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dengan target profit taking di kisaran Rp2.670-2.770, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp2.310 dan Rp2.220, disarankan cut-loss pada posisi Rp2.110.

3. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), dengan target profit taking di kisaran Rp10.850-11.050, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp10.250 dan Rp10.150, disarankan cut-loss pada posisi Rp10.050.

4. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dengan target profit taking di kisaran Rp7.625-7.825, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp7.250 dan Rp7.150, disarankan cut-loss pada posisi Rp7.025.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up